Jacko Tak Sah Pimpin Hanura Sulut

Manado – Perpecahan diinternal Partai Hanura di pusat, berdampak pada keutuhan partai hingga ditingkat daerah. Terbukti, ketua DPD Hanura Provinsi Sulut, Revani Parasan yang mendukung kubu Ambhara dipecat oleh ketua DPP Oesman Sapta Odang (OSO) dan kemudian digantikan Jackson Kumaat (Jacko) berdasarkan hasil Musyawarah Luar Biasa (Musdalub), Senin (22/1/18) kemarin di salah satu hotel berbintang di Jakarta.

Menariknya, terpilihnya Jackson Kumaat secara aklamasi dianggap tidak sah karena menyalahi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) partai yang didirikan Wiranto tersebut.

Hal itu ditegaskan Parasan yang mengklaim kepemimpinannya masih sah karena didukung oleh 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sulut yang secara bersama-sama mendukung kubu Ambhara.

“Saya tegaskan Musdalub yang mereka buat itu tidak sah. Karena ada 10 DPC definitif yang mendukung saya. Sedangkan yang mengikuti Musdalub, hanya 4 DPC. Kalau lebih dari 4 DPC, berarti sisanya hanya Plt (pelaksana tugas) yang ditunjuk kubu OSO. Padahal, OSO sendiri sudah dipecat. Kan aneh, orang yang sudah dipecat hasil Munaslub masih menunjuk Plt,” seru Parasan.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam AD-ART Partai Hanura mengisyaratkan pelaksanaan Musdalub dapat dilakukan sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah DPC yang ada.

“Di Sulut ada 14 DPC. Yang mendukung Musdalub hanya 4. Dan yang tidak 10 DPC. Untuk memaksakan pelaksanaan Musdalub, harus 2/3 dari jumlah DPC. Pelaksanaan Musdalub di Jakarta, diluar dari aturan partai. Ini sangat disayangkan,” ujar Parasan.

Ia pun menghimbau kepada seluruh kader Partai Hanura Sulut, untuk tetap solid demi membesarkan partai.

“Kami tidak akan biarkan orang luar yang baru bergabung kemudian merusak partai ini. Kita lihat saja nanti, siapa yang akan mendapatkan SK Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Ham). Harus diingat, ada 27 DPD yang mendukung dilaksanakannya Munaslub. Itu berarti sudah lebih dari 2/3 DPD dan sudah sah sesuai AD ART partai,” pungkasnya. (Wens)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.