Dansatkorcab Banser Serukan Pecat Ramli & Mokoginta

Manado – Dukungan politik terhadap Herson Mayulu untuk pencalolan sebagai anggota DPR RI di Pileg 2019 mendatang, yang disampaikan oleh Ketua GP Ansor Bolsel, Widi Mokoginta saat pembukaan Diklatsar Terpadu Dasar (DTD) Banser, Jumat (23/03) lalu, berujung persoalan.

Pasalnya, Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Dansatkorcab) Banser Kota Manado, Michael Djamal, melayangkan protes keras atas pernyataan Mokoginta tersebut.

“Saya sangat menyesalkan dengan pernyataan ketua GP Ansor Bolsel Widi Mokoginta. Pemimpin seperti ini tak patut di contohi dan harus diberikan sanksi organisasi secara tegas,” ujar Djamal kepada sejumlah awak media.

Menurutnya, Mokoginta bukan kader Ansor dan tidak paham mekanisme organisasi sehingga seenaknya memberikan pernyataan dukungan mengatasnamakan organisasi.

“Setahu saya Widi bukanlah kader Ansor maupun Banser. Dia hanya diajak oleh Benny Rhamdani yang pada waktu itu menjabat sebagai Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulut, makanya dia (widi) buta terhadap mekanisme dan aturan organisasi GP Ansor,” ujar Aktivis muda ini.

Ia pun menyayangkan sikap Korwil, Saleh Ramli yang tidak segera melakukan klarifikasi pada saat itu terkait dengan pernyataan dukungan yang dilontarkan Mokoginta.

Padahal, kata Djamal, dimasa kepemimpinan Benny Rhamdani sebagai Ketua Wilayah Ansor selalu mengedepankan mekanisme organisasi dalam setiap keputusan apapun.

“Kami akan menyurat secara resmi bersama Ketua Ansor Manado ke DPP GP Ansor disertai bukti statemen media dan meminta agar memecat saudara Widi Mokoginta dan Korwil Saleh Ramli yang dinilai telah menciptakan perpecahan didalam organisasi GP Ansor di Sulut,” tegasnya.

Djamal meminta seluruh kader Ansor dan Banser Kota Manado untuk tetap dalam satu barisan dan tidak terpengaruh dengan pernyataan Mokoginta.

“Saya meminta agar seluruh kader Ansor mapun Banser Kota Manado agar tetap dalam satu barisan dan tidak terpecah belah atas pernyataan murahan yang dilontarkan oleh pimpinan Ansor Bolsel dan Korwil, Saleh Ramli. Kalaupun memang harus mendukung, Ansor lebih memilih mendukung Benny Ramdhani, karena merupakan kader Ansor dan NU sejati,” tutupnya. (***)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.