Dandim 1310/btg Kunjungi Posko Pencarian Korban Kapal Tenggelam KLM Tuli Elo GT 225

Bitung,Golden News – Cuaca ekstrim yang melanda Sulawesi Utara hingga sampai saat ini berdampak buruk bagi pelayaran perairan Kota Bitung.

Pasalnya,pada pukul 22:00 Wita,telah terjadi musibah pelayaran kapal tenggelam KLM Tuli Elo GT 225 warna putih merah di Selat Lembeh sekitar Tanjung Kapal,Pulau Lembeh Bitung dengan titik koordinat 01″ 33’19 N dan 125″17’26’E.

Kapal naas tersebut,bermuatan kopra dan beranggotakan 7 orang yang bertolak dari Kabupaten Buol,Sulawesi Tengah dengan tujuan Kota Bitung,Sulawesi Utara,tiba tiba mengalami mati mesin.

Dari informasi yang berhasil dirangkum,ada 4 orang ABK yang berhasil dievakuasi oleh kapal Patroli KSOP Bitung,sementara 3 orang lainnya masih dalam pencarian.

Berikut nama nama ABK yang berhasil di evakuasi :

1. Ambo Tang,55 tahun (Nahkoda),selamat

2. Yusuf,30 tahun (Juru mudi),selamat

3. Mujahidin,30 tahun (Juru mudi),selamat

4. Rafli,16 tahun (ABK),Selamat

Tiga orang lainnya yang masih dalam pencarian,bernama Para,Iwan dan Abdul Azis.

Sekitar pukul 03:30 Wita,ada 10 personil Basarnas Manado diturunkan menuju titik lokasi tenggelamnya kapal,guna melakukan pencarian 3 orang awak kapal tersebut.

Adapun lokasi Posko Tim SAR yang terdiri dari Polair,Lantamal VIII,Kodim 1310/Bitung,Basarnas dan Marinir bertempat di Hotel Yos Dive Kelurahan Makawidey Kecamatan Aertembaga Kota Bitung.

Di bawah pimpinan Kapten Inf Bustang yang adalah Danramil 1310-01/Bitung,ada 6 personil Kodim 1310/Bitung di perbantukan menuju posko pencarian Desa Makawidey untuk bergabung dengan Tim Sar melakukan pencarian 3 ABK yang belum ditemukan.

Pada pukul 12:30 Wita,satu orang ABK bernama Abdul Azis dengan kondisi masih hidup ditemukan sedang terombang ambing diatas laut dengan menggunakan pelampung.Korban langsung di bawa ke  Kantor Ditpolair Bitung untuk mendapatkan perawatan dan dari hasil pemeriksaan Dokter,korban dinyatakan sehat.

Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat,S.Sos mengunjungi Posko pencarian dalam rangka pengecekan keberadaan Tim SAR serta memberikan arahan teknis pencarian.

Usai mendapatkan arahan dari Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat,Tim SAR yang dipimpin Kapten Mar Jemi K.W terdiri dari 3 orang personil Kodim 1310/Bitung,5 orang personil Marinir dan 3 orang personil Basarnas langsung bergerak melanjutkan pencarian 2 orang ABK KLM Tuli Elo yang belum ditemukan.

Dengan cuaca yang tidak bersahabat,saat hari mulai menjelang malam,pencarian dihentikan dan Tim SAR gabungan kembali ke Posko dengan hasil Nihil.

Pencarian 2 orang korban kapal KLM Tuli Elo akan dilanjutkan pada besok hari,Jumat 30 Maret 2018 pada pukul 06:00 Wita.(Rey)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.