Rapat Paripurna, Semua Fraksi di DPRD Manado Setuju LKPJ Wali Kota Dibahas Lebih Lanjut

Liputan Khusus

MANADO–Semua fraksi  di DPRD Manado menerima dan menyetujui laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Manado 2017 untuk dibahas lebih lanjut di rapat komisi-komisi.  Sikap enam fraksi itu disampaikan dalam rapat paripurna terbuka, Senin (16/4/2018).

Juru bicara masing-masing fraksi yakni Benny Parasan (Gerindra), Pingkan Nuah (PDIP), Vanda Pinontoan (Demokrat), Dijana Pakasi (Hanura),  Mohammad Wongso (PAN) dan Sonny Lela (Golkar) menyampaikan persetujuan itu dengan lantang.

Sekretaris Dewan Manado Michael Tandirerung terlebih dahulu membacakan sejumlah surat yang masuk (foto: ist)

Mendengar hal tersebut, Ketua DPRD Manado, Noortje Van Bone yang memimpin paripurna LKPJ ini mengatakan waktu pembahasan LKPJ oleh semua komisi bersama mitra kerja sudah dijadwalkan.

“Jadwal sudah ditetapkan dan dimulai Selasa sampai beberapa waktu kedepan dan akan menyampaikan semua pandangan komisi terhadap realisasi pelaksanaan program kerja pemerintah selama setahun penuh,” katanya. Catatan dari DPRD katanya akan menjadi acuan bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan dan meningkatkan kinerja untuk tahun ini.

Sebelumnya Wali Kota Manado Vicky Lumentut menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah 2017 kepada DPRD setempat.

Legislator Manado tekun mengikuti agenda (foto: ist)

“LKPJ merupakan amanat Undang Undang Nomor 3/2007, untuk dibahas bersama oleh komisi-komisi di DPRD dengan mitra kerja,” kata Lumentut.

Dia mengatakan, dalam LKPJ tersebut, termuat semua laporan penyelenggaraan pemerintahan selama setahun penuh, mulai dari pendapatan dan belanja daerah baik langsung maupun tidak langsung

Pandangan umum Fraksi Demokrat yang diwakili Vanda Pinontoan (foto: ist)

Lumentut mengatakan termuat juga kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah baik dari aspek pendapatan maupun belanja daerah, penyelenggaraan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan kewenangan umum pemerintahan.

Untuk pendapatan berasal dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah, yang ditargetkan sebesar Rp363,79 miliar terealisasi sebesar Rp402,36 miliar atau 110,6 persen dari target.

“Kemudian dana perimbangan ditargetkan Rp1,06 triliun, terealisasi Rp1,03 triliun atau sebesar 96,96 persen, lalu lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp251,12 miliar terealisasi sebesar Rp242,25 miliar atau 96,46 persen,” katanya.

Para wakil rakyat menyimak penjelasan Wali Kota Manado Vicky Lumentut (foto: ist)

Secara umum target pendapatan 2017 sebesar Rp1,678 triliun terealisasi sebesar Rp1,676 triliun atau 99,98 persen dari target.

Sementara untuk belanja, ditetapkan Rp1,86 triliun dan terealisasi sebesar Rp1,57 triliun atau 88,54 persen dari target, dengan rincian belanja langsung dan tidak langsung.

Adapun belanja tidak langsung sebesar Rp687,80 miliar dan terealisasi sebesar Rp654,95 miliar kemudian belanja langsung sebesar Rp1, 17 triliun terealisasi Rp917,87 miliar atau 78,27 persen dari target. (stanley suprapto)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.