Dinas DPMK Se Propinsi Papua Barat Study Banding Di Minut

Minut,Golden News – Pemerintah Propinsi Papua Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Gelar Studi Banding di Kabupaten Minahasa Utara,Propinsi Sulawesi Utara,Kamis (19/4/2018).

Pelaksanaan kegiatan Studi Banding DPMK se Propinsi Papua Barat di Minahasa Utara,dalam rangka meninjau perkembangan Bumdes dan pemanfaatan swadaya masyarakat yang ada di desa desa atau kampung.

Tim terdiri dari Kepala Bidang dan Kepala Dinas Kabupaten di pimpin langsung Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (Kadis PMK) Provinsi Papua Barat, Drs. Johny Rumbruren, M.Si mengunjungi tiga desa yang memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di tiga Kecamatan, yakni Bumdes pengelolaan pencetakan Batako didesa Suwaan, Kecamatan Kalawat, Bumdes pengelolaan Embung di desa Kokole Kecamatan Likupang Selatan, dan pegelolaan lokasi Pariwisata di pantai Paal desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur.

Rombongan diterima dan didampingi langsung Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Minahasa Utara, Cakra Gundo dan pendamping profesional Jimmy Rembet.

Rembet menjelaskan, Bumdes yang ada di Minut mengembangkan usaha yang sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar. “Kami mengawali Bumdes di desa Suwaan ini dari hal yang mudah dan dibutuhkan lingkungan disekitar kami. Di Suwaan banyak lokasi pembangunan perumahan. Mereka membutuhkan batako untuk membangun rumah. Jadi untuk di desa Suwaan dikembangkan usaha pembuatan batako,” jelas mantan anggota DPRD Provinsi Sulut ini saat menjelaskan pengelolaan Batako di desa Suwaan.

Sementara itu, Hukum Tua desa Suwaan, S.O Pinontoan menyambut baik kehadiran tim Pemprov Papua Barat. “Kami berterimakasih karena desa kami dan Bumdes yang ada di desa kami mendapat kepercayaan sebagai salah satu desa tujuan studi banding Pemprov Papua Barat,” ujarnya.

 

Saat mengunjungi desa Kokole Satu, tim Pemprov Papua Barat dibuat takjub dengan pengelolaan usaha embung. “Bumdes melakukan pengelolaan embung dengan menangkap air dan memanfaatkannya untuk budidaya ikan air tawar,” jelas Hukum Tua Kokole 1.

Hal menakjubkan juga ditemui saat tim Pemprov Papua Barat mengunjungi lokasi pantai wisata Paal di desa Marinsow. Disini Bumdes mengelola lokasi pariwisata pantai.

“Kami mengawali dari lima gazebo di bulan Mei 2017 lalu. Gazebo ini disewakan ke pengunjung yang datang berwisata. Selain itu, kami juga mengelola retribusi masuk ke lokasi wisata. Pengelolaan juga mendapat bantuan dari Kementerian,” Ketua Bumdes desa Marinsow, Estherlim.

Pemprov Papua Barat sendiri melalui Kadis DPMK, Drs. Johny Rumbruren, M.Si memberikan apresiasi positif atas sistem pengelolaan Bumdes di Kabupaten Minut.

“Penjelasan yang kami dapat disini sangat bermanfaat untuk dilakukan di Kabupaten di Papua Barat. Kami mendapat tambahan pengetahuan. Dan semoga itu bisa bermanfaat untuk masyarakat Papua Barat nanti,” ujar Rumbruren.

Untuk tim Pemberdayaan masyarakat Provinsi Papua Barat, Rumbruren juga berharap bisa melakukan yang terbaik sekembalinya nanti. “Pengetahuan yang kita dapat disini kiranya bisa kita aplikasikan di Kabupaten yang ada di Papua Barat,” pesan Rumbruren.

Pemkab Minut sendiri yang di wakili Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Minahasa Utara, Cakra Gundo menyampaikan terimakasih atas kunjungan tim Pemprov Papua Barat.

“Kepercayaan yang kami peroleh dari Pemprov Papua Barat menjadi pemicu bagi kami untuk membuat yang lebih baik lagi. Terimakasih kasih atas kunjungannya. Semoga suatu saat nanti kami juga bisa berkunjung ke Papua Barat,” kunci Gundo.(Rey)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.