Malendeng ‘Banjir’ Lumpur, Vicolina Minta Pemerintah Kaji Kembali Pekerjaan Ringroad

MANADO– Perhatian  Christania Vicolina Pusung terhadap konstituennya di daerah pemilihan (Dapil) Paal Dua dan Tikala begitu besat. Ia ingin masyarakat di dua wilayah tersebut bisa merasakan dan menikmati pembanguunan, bukan menjadi korban dari proses pembangunan itu.

Karena itu, politisi Golkar ini terlihat berang saat mengetahui warga Kelurahan Malendeng terus-terusan dihantam banjir lumpur serta banjir air yang berasal dari pembangunan Ringroad. “Setiap hujan, pasti warga was-was akan terjadi banjir. Bukan lagi banjir air tapi banjir lumpur yang tentunya menyengsarakan warga,” kata Lina, sapaan akrab legislator cantik ini kepada wartawan di Manado, Selasa (24/4/2018).

Ia pun meminta pemerintah untuk memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh pekerjaan ringroad, terlebih khusus untuk lingkungan di kawasan Malendeng. Lina menyebut pembangunan ringroad adalah hal yang baik dan perlu didukung.

Namun, jika kemudian berdampak tidak baik untuk warga, seharusnya ada solusi yang paling tepat untuk mengatasi itu. “Pemerintah harus carikan solusi terbaik untuk masyarakat Malendeng yang terkena dampak lingkungan yang tidak baik. Proyek ringroad itu sangat baik untuk banyak orang, tetapi sebaiknya juga jangan korbankan warga yang tinggal di daerah sekitar tersebut,”  ucapnya.

Sebelumnya, warga di Malendeng memang mengaku sejak pembangunan ringroad tahap dua dilaksanakan, daerah mereka rawan bencana. Air dan lumpur menjadi makanan sehari-hari warga saat hujan turun.

“Kami tidak menyalahkan pembangunan ini, tetapi menyalahkan kenapa pemerintah tidak mengkaji dengan baik dampak lingkungannya,” kata Wahab, salah satu warga Malendeng. (ymn)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.