Belum Terlihat Aktivitas Pembangunan, Monaco Bay Dianggap hanya Sebatas Promosi dan Rencana

MANADO-Masyarakat menganggap upaya Lippo Group menghadirkan suatu integrated development kelas dunia yang aman dan nyaman di kawasan reklamasi Manado, tepatnya di antara Megamas dan Marina Plaza, baru sebatas promosi dan rencana saja. Anggapan itu muncul karena belum terlihat aktivitas pembangunan di  areal yang dimaksud.

Ya, meski sudah dilakukan ground breaking awal 2015 lalu, tapi kelanjutan mega proyek senilai Rp6 triliun itu masih  tanda tanya bagi banyak kalangan, khususnya warga Nyiur Melambai.

“Tiga tahun berlalu sejak promosi besar-besaran dan dilanjutkan dengan ground breaking yang dihadiri petinggi Lippo Group, namun bangunan apartemen puluhan lantai dan fasilitas lainnya di lokasi yang dimaksud belum juga terlihat. Kami mempertanyakan keseriusan Lippo Group menghadirkan apartemen mewah, mall dan fasilitas lainnya dalam satu kawasan bernama Monaco Bay,” kata tokoh pemuda Manado Michael Djamal kepada wartawan di Manado, Senin (4/6/2018).

Monaco Bay memang masih dinanti banyak warga. Jika terealisir, keberadaannya akan mengubah wajah Manado. Tower kondominium 40-an lantai di pinggir laut  dengan berbagai fasilitas moden sebeperti hoteln mall, perkantoran, sekolah, rumah sakit, ruang exhibition expo yang kesemuanya bertaraf internasional  jelas akan mempercantik ibukota Provinsi Sulut di bibir pasifik.

“Monaco Suites memiliki banyak keistimewaan sebagai suatu tower kondominium, yaitu grand entrance, fasilitas private seperti kolam renang yang didesain dengan view menghadap langsung kelaut, sky gym, sky lounge, sky multifuction room yang akan berlokasi di ketinggian tower kondominium sehingga sekaligus dapat menikmati view yang sangat indah, yaitu lautan dan gunung,” ungkap Head Lippo Group Area Sulawesi Utara Diana Kawatu saat Ground Breaking Monaco Bay, Jumat (28/8/2015) lalu seperti dilansir dari tribunnews.

Pada peletakkan batu pertama ketika itu, Gubernur Sulawesi Utara saat itu Sinyo Harry Sarundajang, Wali kota Manado Vicky Lumentutu, Presiden Lippo Group Theo L Sambuaga, CEO Lippo Homes Ivan Budiono, Chief of Marketing Officer Lippo Homes Jopy Rusli dan sejumlah pengusaha  hadir memberikan dukungan.

“Ground Breaking ini merupakan awal pembangunan Monaco Bay yang membuktikan komitmen kami untuk menghadirkan suatu integrated development kelas dunia yang aman dan nyaman di Manado yang telah membuktikan diri turut berperan menjadi pintu gerbang ekonomi untuk kawasan Indonesia Timur,” ujar Presdir Lippo Group Theo Sambuaga kala itu.

Sayang hampir tiga tahun berlalu, belum juga ada aktivitas pembangunan Monaco Bay di lokasi yang diapit Megamas dan Marina Plaza itu. Sejumlah nasabah dikabarkan sudah menarik diri karena lambannya proses pembangunan tersebut. (*/ymn)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.