PAMI Perjuangan Minta Kepala Kejari Minsel Mundur

AMURANG-PAMI Perjuangan meminta Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan (Minsel) mundur dari jabatannya. Permintaan itu disampaikan Ketua PAMI Perjuangan menyikapi tindakan penggeledahan yang dilakukan Kejari Minsel di Kantor Bupati Minsel lalu.

Tindakan penggeledahan dengan menyita handphone dan laptop menurut Noldy kurang tepat.  “Penggeledahan kantor disertai penyitaan handphone dan laptop seolah-seolah perjabat terkait tidak mau berkontribusi dan memberikan dukungan. Kepala Kejari Minsel sebaiknya mundur karena tindakannya itu menghambat kinerja pemerintahan Jokowi-JK dalam percepatan dan pemerataan pembangunan di semua wilayah,” kata Noldy saat menghubungi media ini, Kamis (7/6/2018)..

Kejaksaan menurut aktivis vokal ini sebaiknya memposisikan diri menjadi instrumen, fasilitator dan akselerator dan pengaman jalannya pemerintahan. “Sebagai aparatur penegak hukum, Kejaksaan agar dengan sungguh-sungguh berkontribusi memberikan dukungan, perhatian, pikiran dan tenaga bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang berkeadilan,” ujar Noldy. (*/ymn)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.