Wakil Ketua Dewan Minta Pemkot Perhatikan Drainase di Titiwungen Utara

Manado – Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Richard Sualang melaksanakan reses ke dua di Tahun 2018 bertempat di Kelurahan Titiwungen Utara lingkungan III Kecamatan Sario, Rabu (13/6/18).

Kegiatan reses yang turut dihadiri Lurah Titiwungen Utara Julia Sanger, para tokoh masyarakat, pemuka agama, sekretaris DPC PDIP Kota Manado Novie Lumowa dan jajarannya, serta dibanjiri warga masyarakat dari berbagai kelurahan.

 

Dalam sambutannya, Sualang menjelaskan bahwa reses adalah kegiatan wajib dilaksanakan oleh setiap anggota DPRD Kota Manado yang menggunakan uang rakyat melalui APBD.

“Sehingga perlu dipertanggungjawabkan kembali kepada masyarakat lewat kegiatan yang bertujuan untuk menjemput aspirasi warga. Pelaksanaan reses ini juga disetujui oleh semua anggota untuk dirangkaikan dengan buka puasa bersama dalam bulan suci Ramadhan, sekaligus silahturahmi” kata Sualang.

 

Ketua DPC PDIP Kota Manado ini juga menegaskan, sebagai wakil ketua dewan, dirinya merasa penting untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah kota telah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan.

“Dan Kota Manado sendiri mendapatkan prestasi nasional, dimana kota ini dinyatakan sebagai kota paling toleran. Karena di Manado kondisinya sangat kondusif serta memegang teguh pada nilai persatuan, sebab torang samua basudara dan ciptaan Tuhan,” ungkapnya.

 

Ditegaskannya pula, hasil reses akan dilaporkan untuk menjadi masukkan dalam penyusunan APBD perubahan di Tahun 2018 ini. Namun, bila nantinya ada aspirasi yang belum direalisasi, masyarakat tidak perlu khawatir karena akan dilaksanakan secara bertahap.

“Karena ada 87 kelurahan yang membutuhkan pembangunan. Jadi setiap aspirasi akan direalisasikan secara bertahap dan menyesuaikan dengan program yang disampaikan oleh masyarakat saat Musrembang,” tambahnya.

Sementara itu, Zulkifly bahetam Imam Mesjid Miftahul Jannah salah satu pemuka agama menuturkan, melihat kondisi wilayah Titiwungen Utara terlihat secara kasat mata sangat baik. Tapi perlu ada perhatian soal sanitasi, khususnya air bersih yang mungkin saja sudah tercemar oleh bakteri berbahaya.

 

Dalam reses itu juga, warga mengeluhkan genangan air yang sering terjadi di wilayah pemukiman serta depan Mesjid yang terindikasi tercemar limbah yang terlihat. Warga berharap pemerintah dapat memperhatikan dan menelusuri asal limbah tersebut.

Menanggapi aspirasi warga, Sualang menyatakan kesiapannya untuk meneruskan permintaan warga itu ke pemerintah kota untuk mendapatkan respon positif.

“Sebagai wakil rakyat, saya akan sampaikan aspirasi warga ke pemerintah. Tapi saya kembali sampaikan, aspirasi akan ditindaklanjuti secara bertahap,” tandas Sualang.

Diakhir reses, digelar buka puasa bersama dan pembagian bingkisan bagi masyarakat yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. (Lekz)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.