Termasuk “Orang Kaya”, Pemkot Tanggung Iuran BPJS Warga Manado

Manado – Pada tahun 2018 ini, pemerintah Kota Manado akan mendaftarkan 119 ribu warganya ke BPJS yang belum terakomodir oleh jaminan sosial kesehatan.

Pasalnya, sesuai peraturan perundang-undangan jaminan sosial, pertanggal 1 Januari 2019 mendatang, seluruh warga sudah harus ter-cover jaminan sosial. Bila tidak, warga tersebut tidak akan mendapatkan pelayanan publik.

Sejak awal Januari hingga September 2018, sebanyak 23 ribu warga sudah mendapatkan jaminan sosial kesehatan melalui bantuan pemerintah kota dengan anggaran kurang lebih 5 miliar.

Pada bulan November 2018 nanti akan didaftarkan kembali 10 ribu warga dan Desember akan ditambah lagi sehingga seluruhnya berjumlah 119 ribu warga yang nantinya didanai melalui APBD perubahan 2018 sebesar 5 miliar untuk 3 bulan terakhir.

“Jumlah tersebut sudah termasuk warga yang bekerja di perusahaan swasta. Kami sudah berupaya berkoordinasi dengan Dinasnaker, untuk menghimbau seluruh perusahaan swasta memberikan jaminan kesehatan kepada karyawannya. Tapi hingga kini masih banyak yang mengabaikannya,” ujar Robby Motto, Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado.

Untuk jumlah 119 ribu warga itu, lanjut Motto, sudah termasuk warga kelas atas yang sampai saat ini belum mendaftarkan diri sebagai penerima jaminan sosial kesehatan.

“Kami juga meng-cover sampai warga berekonomi mampu. Kembali lagi ke peraturan, Januari 2018 seluruh warga harus ter-cover BPJS. Yang kami tanggung iuran untuk klas 3. Kalau ingin mendapatkan pelayanan selain kelas 3, maka warga tersebut menanggung sendiri iurannya,” tegasnya. (LeKa)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.