Dihajar karena Baliho, Jenny Kalalo: Saya Tidak Langgar Aturan

MANADO-Peribahasa semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpa sepertinya tepat untuk Jenny Kalalo yang disasar berita kurang menyenangkan justru di saat ia makin dicintai dan dikenal masrakat luas, terutama warga Manado.

Rupanya ada yang terusik dengan kemunculan sosok mantan konsultan pasar uang dunia dan pengusaha sukses ibukota itu di tengah masyarakat.  Hanya karena memasang baliho HUT Kemerdekaan RI, Jenny digempur pemberitaan kurang baik.

Ia diposisikan seperti pelanggar aturan. “Iya, baru dapat kabar dan copy lembar koran dari Manado yang memberitakan soal baliho ucapan saya untuk Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia,” kata Jenny saat dihubungi Kamis (6/9/2018).

Narasi dari pemberitaan itu menurut dia seolah-olah sudah berkampanye dan melanggar aturan. “Tapi saya tetap enjoy dan bersemangat,” ucapnya.

Wanita enerjik ini  mengaku memasang baliho sebagai bentuk kecintaannya terhadap Indonesia dan bagian dari perayaan  HUT RI.  “Semangat cinta tanah air dan nasionalisme itu harus terus digelorakan. Niat baik itu jangan dicurigai berlebihan atau dipandang negatif,” Jenny memaparkan.

Sebelum memasang baliho, teman dekat Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu (CEP) ini mengaku sudah berkonsultasi dengan banyak pihak, termasuk penyelenggara Pemilu.  “Selama tidak ada unsur ajakan nomor urut atau nama partai, tidak ada masalah. Jadi saya tidak melanggar aturan,” ungkapnya.

Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Sulut ini meminta maaf jika ada yang kurang berkenan atau terusik dengan baliho. “Marilah berpikir dan bertindak bijak, berpolitik  sopan dan tidak picik serta mengikuti seluruh aturan main yang ditetapkan. Dengan demikian hidup kita damai,” ujarnya. (*/ymn)

 

 

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.