Upacara Tujuh Belasan di Makodim,Dandim 1310/Bitung Bacakan Amanat Pangdam XIII/Merdeka

Bitung,Golden News – Seluruh Personel Militer dan ASN Kodim 1310/Bitung melaksanakan upacara bendera 17-an di halaman Makodim 1310/Bitung Kel. Madidir Unet Kec. Madidir kota Bitung. Selaku Inspektur Upacara Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos, Perwira Upacara Pasi Pers Kodim 1310/Bitung Kapten Inf Arifin Honggul dan sebagai Komandan Upacara dijabat Plh. Danramil 1310-01/Bitung Lettu Inf Jullen T. Kasiaheng,Senin (17/9/2018).

Amanat Panglima Kodam XIII/Merdeka yang dibacakan Dandim 1310/Bitung yang intinya menyampaikan, bahwa sebagai Prajurit dan PNS TNI Angkatan Darat, kita semua harus memaknai Upacara Bendera sebagai salah satu sarana untuk  menggelorakan semangat kebangsaan dan patriotisme serta menumbuhkan rasa cinta tanah air, sekaligus mengingatkan kita akan perjuangan para pahlawan kusuma bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi mengibarkan Sang Merah Putih di bumi nusantara Indonesia. Berdirinya Korem 133/Nani Wartabone juga sangat berguna untuk meningkatkan efisiensi rentang kendali satuan, sehingga kesiapsiagaan satuansatuan TNI AD yang ada di wilayah Provinsi Gorontalo dapat semakin optimal dan dapat lebih  cepat lagi merespon setiap kontinjensi yang mungkin terjadi.

Berbagai kasus pelanggaran hukum dan disiplin para Prajurit Kodam XIII/ Merdeka harus menjadi atensi para Dansat. Ini adalah indikasi nyata turunnya moril, moral, loyalitas dan disiplin serta militansi Prajurit Kodam XIII/Merdeka. Bagaimana kita dapat memenuhi harapan Bapak Kasad yang disampaikan beberapa hari yang lalu di Brigif 22/Otamanasa Gorontalo agar tidak pernah berhenti menempa diri menjadi prajurit profesional, jika masih ada Prajurit Kodam XIII/Merdeka yang THTI dan Desersi, atau hobi mabuk-mabukan??? Saya peringatkan, kalian jangan jadi pengkhianat. Seperti halnya peribahasa “karena nila setitik, rusak susu sebelanga” jangan hanya karena ulah busuk beberapa dari kalian, nama baik Kodam XIII/Merdeka dan TNI AD menjadi cemar. Terkait video viral di media maya “Anggota TNI Membawa Bendera Hitam Bertuliskan Huruf Arab” tidak usah dibesarbesarkan dan tidak usah di-share ke mana-mana, itu hanya masalah ketidaksengajaan saja. Anggota Kodim yang tidak tahu kalau bendera yang tergeletak di badan jalan dan kemudian dipungut untuk diamankan adalah bendera tauhid yang sering dibawa-bawa oleh massa HTI saat unjuk rasa, akhirnya “dipelintir” oleh medsos, jadilah viral yang sangat merugikan nama baik TNI di mata rakyat. Oleh karena itu, Prajurit dan PNS Kodam XIII/Merdeka harus cermat dan jeli melihat situasi. Ketahui dinamika yang berkembang, baik di lingkup lokal maupun nasional, bahkan regional dan internasional.

Bapak Kasad telah menekankan bahwa Prajurit TNI AD wajib selalu meningkatkan profesionalisme prajurit, “Jangan pernah berhenti menempa diri menjadi prajurit-prajurit profesional yang jago perang, jago tembak, jago beladiri, serta memiliki fisik yang prima.” Perlu diketahui bahwa nilai jasmani yang memadai saat ini merupakan syarat mutlak untuk mengikuti seleksi pendidikan. Dengan demikian, selain mengikuti kegiatan binjas rutin oleh satuan, setiap prajurit juga harus mau membina dirinya sendiri untuk meningkatkan nilai kesamaptaan jasmaninya masing-masing guna memperbesar peluang lulus seleksi. Para Dansat/Kabalak juga seyogyanya turut mengawasi prajuritnya dan memberikan dukungan serta motivasi untuk menambah semangat mereka.

Para Dansat/Kabalak jangan pernah bosan mengingatkan kepada para prajuritnya agar senantiasa efektif dan efisien dalam setiap penggunaan barang satuan, sehingga dapat berdaya guna lebih lama, serta tertibkan administrasinya. Menyikapi pesta demokrasi pemilihan anggota Legislatif maupun pemilihan Presiden 2019 yang saat ini pentahapannya sedang berlangsung, saya tekankan untuk kesekian kalinya bahwa setiap Prajurit Kodam XIII/Merdeka wajib menjaga Netralitas TNI, tidak ada toleransi dan tawar-menawar lagi.

Saat kunjungan kerja Bapak Kasad ke Gorontalo untuk meresmikan Korem 133/Nani Wartabone beberapa hari yang lalu, beliau sangat mengapresiasi para Babinsa yang telah melaksanakan tugasnya melebihi  panggilan tugas, banyak Babinsa yang telah memberikan kontribusi positif terhadap permasalahan masyarakat di wilayahnya masingmasing. Oleh karena itu kepada para Babinsa Kodam XIII/Merdeka, tetap jaga performa baik kalian di masyarakat, tingkatkan soliditas dengan Polri, Pemda dan seluruh komponen masyarakat; jalin komunikasi yang erat dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan segenap komponen bangsa di daerah guna memelihara toleransi dan menciptakan suasana yang kondusif.

Mengakhiri amanat ini, saya tidak akan pernah bosan mengingatkan para Prajurit Kodam XIII/Merdeka untuk senantiasa mampu memelihara dan meningkatkan moril dan moral satuan, loyalitas, profesionalisme keprajuritan (berdisiplin tinggi, jago perang, jago tembak, jago beladiri, dan memiliki fisik yang prima); memiliki jiwa korsa dan sikap perilaku untuk selalu berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas; serta senantiasa bersinergi dengan komponen bangsa lainnya, sehingga kehadiran kita di manapun bertugas dan berada selalu dapat diterima oleh masyarakat.(Htdm/Rey)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.