Steven Setiabudi Musa Minta Anies Tidak Takut Kucurkan Dana APBD untuk Kepentingan Warga

JAKARTA-Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa (SSM)  meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak taku mengucurkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kepentingan masyarakat. Steven meminta itu karena Anies terkesan menahan-nahan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kepentingan orang banyak.

Menurut Steven, APBD yang dihimpun dari masyarakat, wajib dikembalikan untuk kepentingan masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pak Anies jangan ragu mengucurkan dana APBD untuk kepentingan masyarakat,” kata Steven di hadapan ratusan warga RW 06, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (25/9/2018) sore.

Sebagai wakil rakyat, Steven berjanji untuk menyampaikan kepada Pak Gubernur semua aspirasi konstituennya. “Tentu juga akan saya laporkan di komisi saya dan perjuangkan dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta,” ucapnya.

Steven menyampaikan hal itu pada kesempatan reses sebagai anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta 2014-2019. Ini merupakan reses kedua dari tiga kali kesempatan menemui konstituennya untuk menghimpun permasalahan dan menyerap aspirasi dari warga yang memilinya sebagai salah satu wakil mereka di DPRD DKI Jakarta 2014-2019. Steven melakukan reses pertamanya pada Senin (24/9) diihadapan sekitar 300 warga di lingkungan RW 06 hingga RW 09 Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta.

Sebagaimana diketahui Steven yang politisi PDI Perjuangan itu terpilih ke Kebon Sirih pada pileg 2014 setelah mendapatkan hampir 13.000 suara dari tiga kecamatan di dapil Jakarta Utara, yakni Penjaringan, Pademangan dan Tanjung Priok.

Pada pileg 2019 Steven juga kembali mencalonkan diri, menjadi wakil PDI P dengan nomor urut 5 dari dapil Jakarta Utara 3 yang mencakup tiga kecamatan sama, Pademangan, Penjaringan dan Tanjung Priok.

Sebagaimana pada reses pertama, warga di lingkungan RW 06 Kelurahan Kebon Bawang di reses kedua ini banyak mempertanyakan masalah BPJS. Steven yang antara lain didampingi Kepala Rumah Sakit Umum Koja dr.Tonny Wibowo menjawab pertanyaan dan keinginan-tahuan warga terkait BPJS.

Steven mengakui adanya tunggakan dana BPJS yang cukup besar. “Pemprov akan mengeluarkan dana talangan agar masyarakat bisa tetap mengandalkan BPJS,” ujar Steven.

“Anggaran peningkatan kesejahteraan masyarakat di APBD besar jadi mestinya memang dana itu tak usah ditahan tahan,” ungkap Steven.

Dia menyesalkan perangkat Pemprov yang lalai dalam mengeksekusi keinginan warga yang memang sangat diperlukan. “Mestinya itu tidak boleh terjadi,” ujar Steven.

“Gubernur dan perangkatnya jangan melulu memikirkan penyertaan dana Pemprov di BMUD, masih banyak yang lebih penting dari masalah itu,” ujar Steven.(*/ymn)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.