DAK Dikbud Manado 29,2M, Ketua Komisi D: perlu diapresiasi dan dimaksimalkan

Manado – Terinformasi jumlah Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado di Tahun 2019 mendatang berjumlah 29,2 miliar rupiah.

Alokasi untuk tingkat SMP yang berjumlah 12 miliar, merupakan tertinggi kedua diantara 15 kabupaten dan kota di Sulut, sesudah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Jumlah DAK itu mendapat respon positif dari lembaga DPRD Kota Manado, dalam hal ini ketua Komisi D yang membidangi kesejahteraan rakyat (Kesra), Apriano Saerang.

Menurutnya, meski DAK yang dialokasikan untuk Dikbud Kota Manado mengalami penurunan dari Tahun 2018, tapi patut diapresiasi.

“Tentunya ini tidak lepas dari prestasi mantan kepala Dikbud Deysi Lumowa yang saat ini Kadis Perkim. Atas perjuangan beliau, DAK Dikbud bisa menyentuh angka yang seperti itu. Jadi patut diapresiasi,” ungkap Saerang.

Lebih lanjut dikatakan Saerang, saat ini Dikbud Manado dibawah kepemimpinan Daghlan Walangitan dapat merumuskan program untuk pemanfaatan DAK tersebut, sehingga tepat sasaran dan membantu peningkatan kualitas pendidikan di Kota Manado.

“Pak Daghlan juga sangat berperan dalam memperjuangkan DAK itu. Karena beliau mantan sekretaris mendampingi ibu Deysi waktu lalu. Saya berharap, pak Daghlan bisa membuat program-program fisik dan non fisik demi kemajuan pendidikan SD, SMP dan SBK (Sekolah Berkebutuhan Khusus) yang nantinya diusulkan dalam pembahasan APBD 2019 dan kami pasti akan mengawalnya sekaligus mengawasinya pada saat realisasinya,” imbaunya. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.