Reses di Wenang Selatan, Hengky Kawalo siap perjuangkan aspirasi nelayan

Manado – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Manado, Hengky Kawalo melaksanakan reses ke tiga di Tahun 2018, bertempat di Kelurahan Wenang Selatan lingkungan 4 Kecamatan Wenang, Kamis (6/12/18).

Ikut hadir mendampingi Kawalo diantaranya, wakil ketua DPRD Kota Manado, Richard Sualang, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Julises Oehlers, Camat Wenang Donald Sambuaga dan sejumlah perwakilan dinas serta pemerintah setempat.

Dalam sambutan sekaligus membuka pelaksanaan reses, Sualang menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan agenda wajib setiap wakil rakyat disela-sela masa istirahat persidangan.

“Kegiatan reses ini merupakan agenda dari institusi DPRD Kota Manado. Sebagai wakil ketua, saya membuka pelaksanaan reses ke tiga di Tahun 2018. Dari 40 anggota dewan, saat ini ada 35 legislator yang melaksanakan reses, sedangkan 5 lainnya sedang dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW). Reses ini merupakan kewajiban setiap anggota dewan untuk menjemput aspirasi masyarakat,” ujar Sualang.

Sementara itu, Hengky dalam sambutannya menegaskan bahwa, reses itu merupakan kegiatan yang sangat penting bagi masyarakat. Karena warga bisa menyampaikan aspirasi mereka.

“Dalam sistem pemerintah, ada namanya musrembang. Kalau lembaga dewan, sesuai perintah undang undang disebut reses. Ketika hadir dalam reses, warga perlu menyampaikan harapan dan keinginan masyarakat dalam mendorong pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” kata Hengky yang juga ketua Badan Pembentuk Perda Kota DPRD Manado.

Disela-sela reses, sejumlah warga mengutarakan aspirasi masyarakat yang diantaranya, keluhan dari perwakilan nelayan Wenang Selatan. Mereka mempertanyakan soal penyaluran bantuan yang hingga saat ini belum pernah diperoleh.

“Bukan hanya bantuan, 7 kelompok nelayan di Wenang Selatan tidak pernah menerima informasi soal penyaluran bantuan khusus nelayan,” seru om Pontororing.

Hengky pun langsung merespon keluhan warga nelayan tersebut. Ia menjanjikan akan memperjuangkan bantuan bagi nelayan di Kelurahan Wenang Selatan dan sekitarnya.

“Saya akan berjuang untuk para nelayan untuk mendapatkan bantuan. Ingatkan saya bila mendapat informasi akan ada bantuan nelayan. Saya pastikan akan berusaha agar nelayan di Wenang akan mendapatkan bantuan itu,” ungkap Hengky.

Warga lainnya juga mengeluhkan soal ancaman banjir yang sering menghantui warga di saat musim penghujung. Pasalnya, drainase yang ada sering tersumbar.

“Pemerintah sudah berupaya membangun drainase. Tapi ada beberapa bangunan yang berdiri diatas saluran drainase. Dan kami sudah berkali-kali mempersoalkan bangunan itu. Tapi sayangnya, pemilik bangunan menunjukkan IMB yang dikeluarkan pemerintah,” tutur Hengky. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.