Prajurit dan PNS Kodim 1310/Bitung Jalani Tes Urine

BITUNG, Goldennews – Guna meningkatkan kesadaran tentang bahayanya Narkoba bagi kesehatan, Kodim 1310/Bitung bekerjasama dengan BNN Kota Bitung melaksanakan sosialisasi Penyuluhan Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilanjutkan pemeriksaan Tes Urine bagi Prajurit dan PNS TW I TA 2019 bertempat di Aula Makodim 1310/Bitung, Rabu (27/2/2019).

Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos dalam sambutannya memaparkan bahwa kegiatan ini merupakan pencegahan kedalam terhadap anggota maupun keluarganya sehingga kita dapat mengetahui terlebih mencegah agar prajurit maupun keluarga tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Sebagai aparat, kita menjadi contoh, untuk itu kita tidak boleh atau jangan sampai terlibat terhadap Narkoba, dan jika terlibat maka kita akan berurusan dengan hukum. Diharapkan kepada Prajurit dan PNS agar ikuti dan dan manfaatkan serta pedomani apa yang di sampaikan lewat penyuluhan dan berani bertanya jika ada hal-hal yang berkaitan dengan Narkotika,” tukas Dandim.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Riki Rotinsulu SE, MM saat membawakan materi, dirinya menjelaskan tentang apa dan bagaiman Narkoba itu.

Dikatakan Rotinsulu, dalam istilah lain Narkoba disebut juga dengan Napza yang merupakan kependekan dari Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif. Istilah narkoba umumnya digunakan oleh para penegak hukum seperti BNN dan Polisi. Sedangkan istilah Napza umumnya digunakan oleh para praktisi kesehatan. Narkoba mengacu pada senyawa-senyawa yang pada umumnya mempunyai resiko candu bagi penggunanya. Narkoba sendiri sebetulnya adalah kelompok senyawa psikotropika yang biasa digunakan untuk keperluan medis, seperti pembiusan atau obat-obatan khusus untuk penyakit tertentu.

“Namun banyak orang yang menyalahgunakan penggunaan tersebut dengan tujuan tertentu, sehingga penggunaannya tidak tepat sasaran dan malah menyelisihi hukum,” katanya.

Dilanjutkannya lagi, pengertian Narkotika adalah bagian dari narkoba. Bila diibaratkan semua jenis narkotika adalah narkoba, namun tidak semua narkoba berjenis narkotika. Narkoba jenis baru itu paling banyak ditemukan dalam bentuk cair dan padat. Bentuk cair, contohnya Tetrahydrocannabinol (THC) yang dicampur dengan tembakau. THC yang kandungannya terdapat dalam ganja juga dicampur dengan liquid vape.

“Jenis baru itu tidak termasuk dalam golongan narkotik dan psikotropika. Untuk itu, jenis ini masuk kedalam kategori New Psychoactive Substances (NPS),” terangnya.

Adapun contoh jenis-jenis Narkotika tersebut, diantaranya adalah tanaman ganja, opium, kokain, morfin, ekgonina dll tersemasuk turunan-turunannya, ekstasi, shabu dan sejenisnya, serta jenis Psikotropika yaitu valium, amfetamine, magadon, sedatin, Rohypnol dan lainnya.

Bahan adiktif adalah bahan alamiah, baik itu sintetis ataupun semi sintetis yang dapat menggangu sistem saraf pusat. Contoh zat adiktif seperti alkohol yang mengandung ethanom, karbon, zat pelarut, lem/perekat, ether.

Menurut Undang-Undang atau UU No 35 tahun 2009 Narkotika adalah zat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman. Baik sintetis maupun non sintetis yang dapat mengakibatkan perubahan atau penurunan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan juga dapat menimbulkan ketergantungan, tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan pemerikasaan Tes Urien. Dari hasil pemeriksaan Tes Urine yang diikuti sebanyak 60 orang Prajurit dan PNS Kodim 1310/Bitung dengan hasil Negatif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S. Sos (Dandim 1310/Bitung), Mayor Inf Vino Onibala (Kasdim 1310/Bitung), Para Perwira Staf dan Para Danramil/Plh Danramil 1310/Bitung, Bpk. Riki Rotinsulu, SE. MM. (Kepala Seksi Pencagahan dan Pemberdayaan Masyarakat) bersama 3 orang staf BNN Kota Bitung, Personel Militer dan PNS Kodim 1310/Bitung. (RK)

Author: Tim redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.