Pembebasan Siti Aisyah Melalui Proses Panjang, Jerry Sambuaga Apresiasi Perjuangan Pemerintah

MANADO-Siti Aisyah, Warga Negara Indonesia  (WNI) yang terjerat hukum kasus kematian Kim Jong-nam, adik tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, akhirnya bebas dan sudah kembali ke Tanah Air.  Ia sudah menerima putusan pembebasan oleh Hakim Azmin Ariffin dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia.

Pembebasan ini sendiri melalui proses panjang. Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi menyebut perjalanan proses hukum Siti Aisyah cukup lama yakni sekitar dua tahun. “Pembebasan Siti Aisyah dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam merupakan proses panjang. Semua pihak ikut berperan dalam pembebasan Siti Aisyah setelah jaksa mencabut dakwaan. Kita bahagia Siti bisa kembali ke Indonesia,” kata Retno kepada wartawan di kantornya di Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (11/9/2019).

Jerry Sambuaga di Jak TV (foto: nji)

Pembebasan Siti ini diapresiasi Anggota Komisi 1 DPR RI Jerry Sambuaga. Putera mantan Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Perumahan Rakyat Theo Sambuaga ini menyebut pemerintah intens melakukan lobi hingga akhirnya dakwaan pembunuhan dicabut. “Saya juga dari awal mendorong pemerintah untuk mengambil langkah yang dibutuhkan guna membebaskan Siti,” ucapnya.

Satu dari enam wakil Sulawesi Utara (Sulut) di Senayan ini mengemukakan pemerintah sudah melakukan upaya lobi membebaskan Siti sejak era Perdana Menteri Najib Razak. “Menkum HAM, Menlu, Kapolri, Jaksa Agung dan Dubes RI untuk Malaysia diperintah langsung Presiden Jokowi untuk membebaskan Siti,” Jerry menegaskan.

Bahkan ketika Perdana Menteri Malaysia saat ini Mahatir Mohamad berkunjung Indonesia, Jokowi lanjut Jerry, kembali menyelipkan soal Siti. “Pembebasan Siti merupakan upaya nyata Presiden Jokowi dalam memberikan perlindungan terhadap anak bangsa. Semangat dan upaya itu layak apresiasi. Negara memang harus hadir dan memberikan perlindungan kepada warganya di mana pun berada,” kata calon legislative (Caleg) nomor urut 1 Partai Golkar untuk DPR RI dari Dapil Sulut ini.

Pendiri The Zoom Strategis Jakarta ini pun meminta pemerintah terus memberi perhatian dan perlindungan terhadap pekerja Indonesia di luar negeri.  “Nasib pekerja Indonesia di luar negeri harus menjadi perhatian khusus pemerintah. Mereka pahlawan devisa,” ujar juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf ini. (*/ymn)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.