Maling di Langoan beraksi, 7.7 miliar raib

Polisi sedang mengamankan tempat kejadian perkara.

 

Langoan – Satuan Reskrim Polres Minahasa kini sementara melakukan penyelidikan atas kasus pencurian pada Toko Emas milik Halid Musa di kompleks pertokoan Langowan, Desa Amongena 2, Kecamatan Langowan Timur, Selasa (28/5/2019) subuh sekira pukul 02.00 Wita.

“Proses penyilidikan oleh Satuan Reskrim Polres, dan kami dari Polsek ikut membantu serta mendampingi,” tukas Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK melalui Kapolsek Langowan Iptu Mardy Tumanduk.

Lebih lanjut dikatakan Iptu Tumanduk, saat ini pihaknya telah mengamankan dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.

“Pelaku belum diketahui,” ujar  Iptu Tumanduk.

Informasi yang diperoleh, kejadian itu terjadi ketika toko dalam keadaan tertutup karena sudah menjelang subuh.

Sementara itu, sang pemilik baru mengetahui tokonya disatroni maling berdasarkan informasi dari warga.
Para pelaku yang belum diketahui identitasnya masuk ke Toko dengan cara merusak gembok pintu depan.

Ketika tiba, terlihat brangkas dalam toko yang berisi perhiasan emas berupa cincin, gelang, kalung, buah kalung, anting, karabu dan logam emas dengan total berat sekitar 15 Kg telah terbuka. Bahkan ada juga uang Rp 200 Juta pun telah lenyap dari dalam brankas.

Atas peristiwa itu, Halid Musa mengalami kerugian kerugian kurang lebih Rp 7,7 Miliar. (LeKa)

Author: Leriando Kambey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *