Pilkada Manado 2020, PDIP tidak menerima penumpang gelap?

Manado – Sebagai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) Kota Manado, PDIP memiliki harapan besar memenangkan pertarungan politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 mendatang.

Sejumlah figur mulai disebut-sebut layak untuk dicalonkan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Manado menggunakan kendaraan politik PDIP.

Sayangnya, kesempatan untuk figur non kader PDIP sangat kecil kemungkinnya diusung partai berlambang kepala banteng.

Bahkan dengan tegas, kader PDIP menyuarakan tidak menghendaki non kader menggunakan partai besutan Megawati itu.

“Tidak menerima penumpang gelap. Kendaraan politik (PDIP) khusus kader pejuang,” seru Andries Latjandu.

Pernyataan personil Tim Hukum DPD PDIP Sulut itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, PDIP memiliki kader-kader terbaik yang layak diusung sebagai kepala daerah.

“Kader PDIP semua terbaik dan di PDIP Sulut, proses pengkaderan sangat berhasil dimana setiap periode ada kader baru yang secara SDM (sumber daya manusia) unggul untuk terjun di dunia politik, khususnya di Kota Manado,” ungkap ketua BBHA DPC PDIP Manado ini.

Ia pun memastikan, kader PDIP yang akan diusung pada konstetasi Pilkada Manado khususnya, merupakan kader yang bersih dan merakyat.

“Andrei Angouw dan Richard Sualang. Mereka berdua pekerja, petugas partai dan pejuang pemikir,” pungkas Andries sembari menyebut dua kader yang diharapkan diusung maju sebagai Walikota Manado periode 2021-2026. (LeKa)

Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *