Peringati Hari Ibu Nasional, PDIP Manado Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan Baksos Kesehatan

Manado – Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden Nomor 316 tahun 1959 menetapkan tanggal 22 Desember sebagai hari ibu. Hal ini karena pada tanggal tersebut pertama kalinya diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang dilangsungkan di Jogjakarta pada tahun 1928.

Rosalita Manday, wakil ketua DPC PDIP Kota Manado bidang pemberdayaan perempuan menegaskan bahwa, kaum perempuan ikut berperan dan berpartisipasi di segenap aspek pembangunan nasional.

“Saat masa perjuangan, perempuan ikut mengangkat senjata. Kalau era sekarang, perempuan juga berpolitik. Banyak perempuan saat ini menduduki jabatan strategis di negara ini. Artinya, perempuan tidak hanya mengurus rumah tangga, tapi membangun daerah, terlebih bangsa ini,” kata Rosalita.

Lebih lanjut dikatakan srikandi partai berlambang kepala banteng yang kini duduk sebagai anggota DPRD Kota Manado, PDIP memaknai peringatan Hari Ibu Ke-91 dengan menggelar sejumlah kegiatan sosial.

“Sosialisasi HIV/AIDS dan bakti sosial (Baksos) kesehatan ini merupakan bagian dari memaknai peringatan Hari Ibu. Pada kegiatan ini melayani pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata secara gratis,” ujar Rosalita, ketika ditemui disela-sela kegiatan sosial, berlokasi di Kelurahan Wonasa, Kecamatan Singkil, Minggu (22/12/19).

Sementara itu, ketua DPC PDIP Kota Manado, Richard Sualang dalam sambutannya pada kegiatan itu menegaskan, peringatan Hari Ibu diperingati secara serentak oleh PDIP di seluruh daerah. Karena sebagai partai nasionalis, PDIP sangat menghargai keberagaman dan gender.

“Sejak tahun 2004, PDIP sebagai partai politik telah memberikan perhatian kepada kaum perempuan. Dimana saat pencalonan legislatif, jauh sebelum diatur KPU soal 30% keterwakilan perempuan, PDIP sudah lebih dahulu memberi kesempatan kepada kader-kader perempuan. Terbukti, ketua umum PDIP saat ini seorang perempuan yang hebat yakni Megawati Sukarno Putri,” kata Richard.

Ditambahkannya, PDI Perjuangan sangat menghargai, mengapresiasi bahkan memberdayakan perempuan karena itu sebagai salah satu tonggak perjuangan dan pembangunan bangsa.

“Salah satu bukti PDIP Kota Manado sangat menghormati gender, keterwakilan PDIP di DPRD Kota Manado yang diketuai perempuan yang merupakan kader PDIP. Dan dari 10 kursi yang dimiliki PDIP, terdapat 5 kursi keterwakilan perempuan. Masyarakat Singkil patut berbangga karena ada perwakilan perempuan dari PDIP yang duduk sebagai anggota dewan Manado yakni Ibu Rosalita Manday. Dia membuktikan bahwa perempuan tidak hanya mengurus rumah tangga saja, tapi mengurusi kebutuhan masyarakat Kota Manado,” pungkasnya.

Pantauan media ini, kegiatan itu dihadiri Ronny Makawata ketua Komisi III DPRD Kota Manado, pengurus partai dsri tingkat DPC, PAC hingga Ranting, kader dan simpatisan PDIP Kota Manado, Mahmud Turuis ketua SI Sulut serta ratusan warga yang secara antusias mengikuti sosialisasi HIV/AIDS dan Baksos kesehatan.

Author: Leriando Kambey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.