Diduga Tidak Kooperatif dan Arogan, Kadisbuda Remehkan Komisi IV DPRD Sulut

MANADO, Goldennews – Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Jendry Sualang dinilai tidak kooperatif terhadap Komisi IV DPRD Sulut yang merupakan mitra kerjanya, saat dipanggil hearing terkait pembahasan tentang penerima bantuan kesenian dan kebudayaan.

Diketahui, Kadis Jenry Sualang tidak ikut dalam pembahasan tersebut, dan hanya mengutus perwakilan Kepala-kepala Bidang, Senin (10/2/2020) kemarin.

Bukan hanya ketidakhadirannya, Kadis Sualang juga diduga sempat membuat tersinggung Ketua dan anggota Komisi IV DPRD Sulut lewat pernyataannya di WhatsApp (WA) grup Pejabat Pemerintah Provinsi Sulut yang seakan-akan meremehkan kinerja para legislator yang baru menjabat tersebut, dan merasa dirinya lebih hebat karena sudah lama menjabat sebagai seorang pejabat dengan puluhan tahun masa dinas.

Ketua Komisi IV DPRD Sulut Braien Waworuntu sangat menyesalkan pernyataan sang Kadis terhadap dirinya beserta anggotanya.

Waworuntu menilai, sikap arogan Kadis Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut dapat merusak hubungan kemitraan antara lembaga legislatif dan eksekutif, khususnya Komisi IV dan juga Dinas Kebudayaan.

“Kadis kebudayaan merusak hubungan kemitraan antara lembaga dewan dan Pemprov Sulut. Karena, ulahnya yang arogan merasa superior, merasa hebat dan menganggap remeh anggota dewan dalam hal ini ketua bersama seluruh komisi IV DPRD Sulut. Hal ini di sampaikannya kepada beberapa rekan pejabat Pemprov melalui grup Whatsapp, bahkan kadisbuda mengatakan bahwa anggota dewan ini baru menjadi pejabat, kalau saya sudah lama jadi pejabat dan sudah puluhan tahun dinas,” ujar Waworuntu.

Dikatakan Waworuntu bahwa, pemanggilan Dinas Kebudayaan dalam hearing ini, sangatlah penting. Karena, ada hal subtantif yang akan dibicarakan dan didiskusikan bersama.

“Ada hal subtantif seperti untuk meminta data penerima bantuan kesenian dan kebudayaan yang diadakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kebudayaan Sulut. Namun, sudah berjalan sebulan ini, pihak Disbuda tidak memberikannya, ada apa?” tukas pria yang akrab disapa BW ini kepada sejumlah awak media, Rabu (12/2/2020).

Lanjut Waworuntu,”Terhadap hal ini saya sebagai ketua Komisi IV DPRD Sulut menyesalkan sikap arogansi dari pejabat tersebut. Padahal, sejak awal bersama bapak Gubernur dan Wakil Gubernur ODSK dan Sekprov, kami berkomitmen ingin membangun komunikasi yang harmonis sesuai tupoksi kita masing-masing,” sesalnya. (Ein)

Author: Rein Kaminang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *