Kota Manado Minta PSBB, OD : Ada Konsekuensinya, Semua Harus Siap Dulu

MANADO, Goldennews – Dari 15 Kabupaten/Kota, yang meminta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah Kota Manado.

Hal ini dikatakan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE dalam press conference usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Sulut, Selasa (19/5/2020).

Gubernur menyampaikan bahwa dirinya sempat menanyakan kepada Wali Kota Manado dalam hal ini Dr. G. S. Vicky Lumentut SH, MSi, DEA terkait kesiapan PSBB.

“Saya sudah tanya Wali Kota Manado, kesiapan PSBB-nya mana? Jangan cuma minta PSBB. Harus siap melakukan apa? Karena, PSBB ada konsekuensinya. Ada konsekuensi hukum, ada konsekuensi pemerintah. Kalau mereka suruh jaga jarak, tidak keluar rumah, siapa yang akan bayar orang makan di rumah?” kata Gubernur Olly.

Lebih lanjut ditegaskan Gubernur Olly, jangan sekadar meminta PSBB, tetapi harus siap dulu semua, baru dilaksanakan PSBB.

“Jadi ini, jangan sekadar meminta PSBB, harus siap dulu semua, baru kita lakukan PSBB. Jangan hanya sekadar PSBB, tiba-tiba aparat tidak mau memberikan pengamanan?” tegas Gubernur Olly.

Sembari memberikan contoh di Bandar Udara Sam Ratulangi, di mana pemerintah sudah memberikan protap sangat ketat bagi siapa yang ingin berangkat ke luar daerah Sulut.

“Tapi kan saya bikin Pergub. Mau protap Pemerintah Pusat, boleh. Kita juga masuk, Sulawesi Utara juga ada protap. Jadi, biar dia sudah membawa surat rapid test, surat kesehatan, kita harus rapid test ulang. Ternyata betul, dari 37 penumpang kemarin, setelah di rapid test, satu orang reaktif. Coba kalau kita tidak rapid test. Dan 37 orang yang sama-sama dengan yang reaktif ini di karantina di rumah singgah,” ujarnya.

“Nah, itu dampak-dampak seperti ini, kita tidak sadari. Nah kalau kita akan segera PSBB, kalau kita tidak siap semua? Jadi, pikirkan panjang-panjang, kita diskusi bersama-sama, baru kita ambil kebijakan,” pungkas Gubernur Olly.

Author: Rein Kaminang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *