Fokus Gelar Musda Saja, Plt Ketua Golkar Diingatkan Jangan Plt-kan Pengurus Kecamatan

Manado, goldennews.co.id-Partai Golkar Kota Manado bersiap melakukan pergantian kepengurusan. DPD 1 Golkar Sulut sudah menunjuk Rubby Rumpesak sebagai Pelaksana Tugas (Plt) KetuaKetua DPD II PG Manado menggantikan Danny ‘Deson’ Sondakh.

Rubby sudah hampir sepekan menjalani tugasnya sebagai Plt Ketua Golkar Manado. Berdasarkan SK penunjukkan Plt Ketua Golkar Manado yang ditandatangani langsung Ketua DPD I Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Raski Mokodompit, tugas Rubby adalah mempersiapkan dan melaksanakan Musda DPD II Manado.

Namun, berita berkembang jika figur muda potensial itu juga melakukan konsolidasi organisasi. Desas-desus berkembang jika Rubby mem-Plt-kan lima ketua kecamatan.

SK penunjukkan PLt Ketua DPD II Golkar Manado (ist)

Sejumlah pimpinan kecamatan (PK) merespon kabar tersebut. Mereka mengingatkan Rubby agar bekerja sesuai AD/ARTdan tugas yang diberikan DPD 1 Golkar Sulut.

“Aneh jika Plt Ketua mem-Plt-kan pengurus kecamatan. Jangan buat kebijakan yang tak sesuai aturan. Pergantian PK hanya melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) atau Muscam Luar Biasa jika ada PK yang tidak aktif. Ini tidak ada masalah,” kata Ketua PK Bunaken Risal Sasambe saat ditemui media ini di Manado, Rabu (26/8/2020).

Para pimpinan PK ini menyebut tidak ada klausul dalam AD/ART, PO dan Juklak partai yang memberi petunjuk Plt Ketua dapat melakukan pergantian ataupun mem-Plt-kan PK di bawah DPD II. “Jadi kerja sesuai tupoksi. Jangan tambah-tambah urusan, kalau tidak ada petunjuk AD/ART, PO dan Juklak partai,”ujar Ketua PK Tuminting John Kasehung.

Apalagi kepengurusan PK ini juga sudah lama diakui DPD 1 dan DPP. Risal Sasambe dan kawan-kawan akan melakukan perlawanan jika Plt Ketua Golkar Manado memaksakan kehendak mengganti lima pengurus kecamatan.

“Apabila di kemudian hari terjadi perubahan administrasi yang improsedural, kita akan bawa ke ranah hukum,” ucap Risal.

“Ya jika Plt Ketua Golkar Manado mem-Plt-kan pengurus kecamatan, kami akan lawan. Mengapa? Karena tindakannya tak sesuai AD/ART, PO, Juklat dan hal-hal lain yang diputuskan dalam musyawarah nasional,” timpal John.

Namun begitu,para pengurus kecamatan ini tetap sepakat mendukung CEP untuk maju bertarung di Pilgub Sulut.

“Kami tetap mendukung CEP sebagai ketua DPD I dan sebagai calon gubernur dalam Pilkada 9 Desember 2020 nanti,” kata John. (*/yuk)

Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *