Menurut Da Costa, Dinilai Laporan Warga Ke KPU & Bawaslu Minut Soal IP SGR Salah Tempat

Minut – Goldennews.co.id – Sejumlah masyarakat Minut melalui Minut Conection belum lama ini, telah melaporkan terkait dugaan ijasah palsu dari calon Bupati Minut Shintia Gelly Rumumpe (SGR) ke Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu Minut.

Dinilai oleh kuasa hukum dari Shintia Gelly Rumumpe (SGR) yakni Stevie Da Costa SH, adanya laporan ke dua (2) tempat Lembaga Penyelenggara Pilkada itu dinilai salah alamat (tempat). Harusnya laporan itu disampaikan kepada pihak berwajib. Karena, KPU dan Bawaslu hanya bisa menerima laporan dan tidak bisa menyimpulkan jika itu ijasah palsu atau bukan.

“Yang memutuskan untuk kewenangan menyatakan bahwa surat-surat itu dinyatakan palsu, itu dari Pengadilan. Dan sebelum ke Pengadilan, itu kewenangan dari pihak kepolisian. Jadi tidak ada instansi lain yang bisa menyatakan sah atau tidak selain dari Pengadilan,” tutur Da Costa.

Da Costa pun menyatakan jika permasalahan ini sebenarnya sudah selesai ditangani oleh Polda Sulut melalui Direskrim Umum pada bulan September 2009 dengan nomor laporan 666 dimana itu sudah di SP3 atau diberhentikan. Ucapnya

Pada pemeriksaan lalu, dari pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah di tempat Shintia Gelly Rumumpe (SGR)menuntut ilmu sudah diperiksa oleh Polda Sulut.

“Jadi untuk kelanjutan kenapa itu dihentikan, harus ditanyakan ke pihak Direskrim Umum Polda Sulut bukan tanya ke KPU atau Bawaslu,” Ujar Da Costa.

Untuk itu Da Costa mengingatkan kembali jika sehubungan dengan adanya pencalonan kliennya, tidak ada aturan regulasi bahwa pihak dari KPU maupun Bawaslu yang menyatakan bahwa dokumen tersebut palsu atau tidak, karena yang diberikan kewenangan oleh undang-undang adalah Pengadilan.

“Untuk menyatakan palsu atau tidak dokumen, itu kewenangan Pengadilan, dan kalau untuk Verifikasi Dokumen itu Hak KPU dan Bawaslu. tandasnya.

(Lan)**

Author: Admin GN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.