Sempatkan Waktu Diskusi dengan Mahasiswa, JG-KWL Paparkan Pembangunan Minut dan Pentingnya Sinergitas

Minut, goldennews.co.id-Pasangan Joune Ganda dan Kevin William Lotulung (JG-KWL) menyempatkan waktu untuk berdikusi dengan mahasiswa asal Minahasa Utara (Minut) yang menimba ilmu di sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Utara (Sulut). Bagi JG-KWL, mahasiswa merupakan kalangan terdidik dan generasi penerus bangsa yang gagasan dan aspirasinya perlu didengar dalam pembangunan.

Dalam diskusi dan sharing tersebut, JG-KWL juga memaparkan visi mereka untuk membangun Minut dari desa jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minut. Dalam kerangka itu, pasangan dengan elektabilitas tertinggi yang didukung delapan partai ini sudah menyiapkan sejumlah program unggulan.

Pertama untuk pelayanan kesehatan gratis, warga akan diberikan Kartu Minut Sehat (KMS). Kedua Kartu Minahas Pintar atau KMP untuk bantuan di bidang pendidikan seperti beasiswa buat siswa atau mahasiswa berprestasi. Terakhir Kartu Minut Sejahtera (KMS) untuk warga lanjut usia atau lansia dan keluarga kurang mampu.

Program selanjutnya adalah ketersediaan listrik di semua desa. Program bertajuk Minut Terang ini akan menjangkau semua wilayah kepulauan dan jalan-jalan di desa.

Program Minut terang ini makin lengkap karena akan dibarengi dengan program internet gratis untuk seluruh kelurahan dan desa. Ketersedian internet gratis ini akan mempermudah pelayanan publik dan pendidikan serta akses informasi bagi masyarakat.

Tak hanya itu, JG-KWL akan membantu UMKM dan mengembangkan badan usaha di desa dengan memberikan bantuan permodalan disertai pendampingan. Pembinaan UMKM diserta dengan pengembangan pasar rakyat yang mengutamakan kearifan lokal. “Banyak kearifan lokal misalnya makanan atau kuenya. Pasar induknya juga akan ditata, termasuk juga membangun tempat pelelangan ikan atau TPI yang representatif,” ujarnya. 

Di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan, keduanya akan memberikan bantuan pupuk, benih, bibit dan pakan gratis akan diberikan.

JG-KWL juga tak melupakan keberadaan tenaga harian lepas atau THL, aparatur desa dan tokoh agama. Peran mereka yang tak kalah penting dalam pembangunan diapresia keduanya dengan bantuan atau insentif secara rutin. Dana duka dan dana sosial lainnya juga mereka siapkan.

Visi membangun dari desa ini sejalan dengan program Nawacita Presiden Jokowi membangun Indonesia dari pinggiran. “Mahasiswa saya yakin bisa memahami soal pentingnya sinergitas dari pusat, provinsi sampai ke kabupaten dan kota. Sinergitas yang baik akan memberikan hasil yang baik dalam pembangunan. Sinergitas ini yang tidak terlihat selama ini di Minut sehingga pembangunan kurang optimal,” ujar Joune Ganda.

Para mahasiswa menyambut baik gagasan JG-KWL membangun Minut dari desa. “Keduanya pintar. Diskusi dengan Pak Joune Ganda dan Pak Kevin William Lotulung memberi cakrawala baru. Kami sudah mendapat gambaran soal pembangunan Minut ke depan.  Kami percaya Minut akan berkembang di tangan sosok rendah hati, pintar dan visioner seperti keduanya,” kata Adeline, salah satu mahasiswi.

 “Visinya luar biasa dan programnya tepat. JG-KWLjuga pendengar yang baik. Minut akan lebih baik, lebih maju dan lebih hebat di tangan Joune Ganda dan Kevin William Lotulung,” kata timpal Dony, mahasiswa lainnya. (*/nji)

Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *