Bukan Sekedar Pilih Pemimpin, Pilkada Bagi Joune Ganda adalah Persoalan Masa Depan

Airmadidi, goldennews.co.id – Calon Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda SE menegaskan, Pilkada adalah persoalan masa depan, bukan sekedar memilih pemimpin.

“Hal paling mendasar dalam Pilkada adalah bagaimana kita berpikir dan mengusahakan masa depan. Bukan semata menghadirkan pemimpin,” kata Joune didampingi calon Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, kepada wartawan Selasa (13/10) di Airmadidi.

Dikatakan, hakekat Pilkada menurutnya, soal cita-cita soal idea dan harapan yang harus digapai di masa depan.  Idea itu harus dimiliki oleh semua calon pemimpin dengan dukungan rakyat.

“Saya dan Kevin menyadari bahwa kami harus siap dengan idea dan gagasan mencapai masa depan Minahasa Utara,” ujarnya.

Joune pun mengajak, warga Minahasa Utara untuk berpartisipasi aktif  dalam Pilkada dengan cita-cita dan harapan mencapai masa depan.

“Rakyat pemilih hendaknya menentukan pilihan pada calon pemimpin dengan idea dan gagasan untuk masa depan,” tambahnya.

Menurutnya, Pilkada adalah momentum menentukan arah  jalan ke masa depan. Masa depan harus lebih baik.

Dia berharap, Pilkada di Minahasa Utara  kaya dengan cita-cita dan harapan. “Pilkada gagal jika miskin gagasan. Pilkada gagal jika mengabaikan idea dan cita-cita,” tuturnya.

Joune dan Kevin pun mengatakan sudah memiliki idea, cita-cita, dan  gagasan. “Saya dan Kevin hadir di pentas Pilkada  dengan sejumlah cita-cita, idea, dan gagasan kemajuan,” tandasnya.

“Intinya, cita-cita kami Minut harus berubah menjadi lebih baik. Program terobosan sudah kami siapkan,” katanya.

Menurutnya, Minut selama sekitar 20 tahun ini ibarat “gadis cantik” yang  lama tertidur. “Minut harus bangkit, ada banya potensi yang dibiarkan tidur,” kata pengusaha sukses ini.

Salah satu buktinya,  pertumbuhan ekonomi Minut sesuai data BPS terus menurun dalam lima tahun terakhir. Tahun 2015 PE Minut 7,04 % turun jadi 6,14 % tahun 2019.

Kami tidak hanya punya tekad, kami sudah punya beberapa program aksi. Gambaran umumnya, Minut harus jadi kabupaten progresif, kabupaten yang selalu bekerja mencapai kemajuan. (*/yuk)

Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *