Gelar Reses di Desa Kima Bajo, MJP Banjir Aspirasi

MINUT, Goldennews.co.id – Anggota DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan (MJP) kembali melaksanakan reses di wilayah Kabupatwn Minahasa Utara (Minut) twpatnya di Desa Kima Bajo Kecamatan Wori, Senin (12/4/2020).

Pelaksanaan reses digelar dengan memperhatikan imbauan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19.

Kehadiran konstituen berdasarkan keterwakilan, diantaranya tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perempuan, kelompok petani, buruh serta aparat pemerintah desa/kelurahan setempat.

Adapun aspirasi yang disampaikan kepada anggota DPRD MJP yakni :

  • Aspirasi pertama disampaikan Ibu Haslinda Ladjodjo terkait sulitnya mendapatkan air bersih di desa Kima Bajo. Sudah ada penyediaan dari program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah pedesaan dan pinggiran kota tapi sampai saat ini belum juga masuk sampai rumah-rumah warga, mohon kiranya bisa mendapat bantuan dari pemerintah provinsi/kabupaten melalui MJP terkait hal tersebut. Ibu Haslinda juga menyuarakan tentang dibutuhkannya suntikan dana awal untuk pendirian koperasi bagi nelayan tibo-tibo yang ada di desa Kima Bajo.
  • Aspirasi kedua disampaikan oleh Bapak Amran Kabaena yang juga adalah Karo Pemerintahan di desa Kima Bajo. Pak Amran mengharapkan adanya bantuan di bidang pariwisata untuk desa Kima Bajo. Karena sebenarnya Desa Kima Bajo memilki beberapa potensi destinasi Pariwisata, hanya saja selama ini yang mengelolah bukanlah pemerintah desa Kima Bajo tapi dari pihak swasta, padahal jika destinasi pariwisata ini bisa di kelola bersama dengan pemerintah, maka akan menambah pendapatan desa yang pastinya akan berefek kepada kesejahteraan warga desa. Selanjutnya Pak Amran juga mengharapkan adanya bantuan pembangunan pemecah ombak untuk Desa Kima Bajo.
  • Aspirasi ketiga disampaikan oleh Ibu Hesty yang merindukan Desa Kima Bajo bisa menjadi Desa Wisata. Ibu Hesty juga berharap pemerintah bisa mengatur terkait aturan-aturan penguasaan lahan, karena saat ini desa Kima Bajo tidak lagi memiliki aset-aset desa karena semua telah dikuasai oleh pihak asing. Selain itu Ibu Hesty juga mengharapkan adanya bantuan berupa penerangan, karena di beberapa titik lampu sudah mengalami kerusakan akibat cuaca.
  • Aspirasi keempat disampaikan oleh Ibu Oliviana yang mempertanyakan terkait beasiswa bagi siswa-siswi lulusan SMA yang ingin meneruskan sekolah ke perguruan tinggi namun sayangnya terhalang oleh biaya. Mohon kiranya ada beasiswa yang bisa membantu anak-anak di desa Kima Bajo untuk bisa meneruskan sekolahnya. Harapannya selanjutnya terkait serapan tenaga kerja lokal di perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar desa Kima Bajo, selama ini tenaga kerja di Kima Bajo hanya dipekerjakan untuk tenaga/buruh kasar, padahal tingkat kemampuan tenaga kerja dari Kima Bajo juga sebenarnya tidak kalah dari orang-orang diluar Kima Bajo. Ibu Olviana juga mengharapkan adanya bantuan traktor dan mesin perontok jagung untuk kelompok tani di Desa Kima Bajo, karena selama ini dua alat tersebut hanya ada di kecamatan dan ada banyak yang berburu meminjam, sehingga akhirnya kelompok tani desa Kima Bajo tidak pernah mendapat pinjaman sampai sekarang.
  • Aspirasi terakhir disampaikan langsung oleh Hukum Tua Desa Kima Bajo Bapak Alfian Alitu. Pak Alfian memohon adanya bantuan terkait jalan masuk ke arah desa Kima Bajo yang saat ini dalam keadaan rusak. Sudah pernah pengajuan ke pemerintah tapi sampe saat ini belum terealisasi, harapannya bisa dibantu oleh MJP untuk mendorong agar perbaikan jalan tersebut bisa segera direalisasikan. Pak Hukum Tua juga berharap agar di Desa Kima Bajo bisa didirikan Puskesdes, karena selama ini puskesmas terdekat ada di kecamatan Wori, sementara akses kesana cukup jauh dan kendaraan juga sulit, harapannya jika ada puskesdes di Desa Kima Bajo, maka akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan juga akan lebih cepat.

Menanggapi semua aspirasi yang disampaikan, MJP mengatakan akan membawa aspirasi-aspirasi masyarakat ke gedung DPRD dan menyampaikannya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Saya akan berjuang dan mengawal semua aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat dan daerah,” tandasnya.

Author: Rein

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *