Reses di Desa Atoga dan Tambun, Jems Tuuk Banjir Aspirasi

BOLMONG, Goldennews.co.id – Masa Reses I Tahun 202, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ir. Jullius Jems Tuuk, turun ke konstituen melakukan penjaringan aspirasi masyarakat (Asmara) di Desa Atoga, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Desa Tambun, Kecamatan Dumoga Timur.

Reses yang digelar pada hari Kamis (8/4/2021) dan Jumat (9/4/2021) itu, banyak masukan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Seperti di Desa Atoga, masyarakat meminta adanya pembangunan sekolah SMA/SMK dikarenakan jarak dari Desa ke sekolah, sangat jauh. Warga juga meminta bantuan alat penyulingan daun cengkih, bibit pala, bantuan dana untuk pembangunan gereja, peralatan catring bagi kaum perempuan, mesin kerajinan tongkol jagung, bibit bawang merah dan jahe, serta pertambangan emas bagi masyarakat.

Sedangkan aspirasi di Desa Tambun, masyarakat meminta agar pemerintah provinsi dapat memberikan bantuan dana untuk gereja, bantuan bibit jagung dan usulan lahan 3 Ha, 1 Ha untuk pemukiman, 1 Ha lapangan olahraga, dan 1 Ha untuk pekuburan umum.

Selain itu pula, masyarakat juga mengeluhkan terkait sungai Ongkag yang telah terkontaminasi limbah beracun, yang hingga saat ini belum diketahui. Masyarakat menyampaikan bahwa seharusnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow dapat mengungkap dari mana asal limbah beracun tersebut.

Bukan itu saja, mengusulkan agar dana perjalanan dinas Anggota DPRD dapat dikurangi dan diperbanyak peruntukannya bagi rakyat Sulut, baik infrastruktur atau penggunaan dana sosial lainnya.

Atas semua usulan dan aspirasi dari masyarakat kedua desa tersebut, Ir. Jullius Jems Tuuk mengatakan, sampai saat ini, aspirasi yang dia terima dari warga seantero Bolaang Mongondow raya melalui kegiataan reses, dirinya dapat menjawab, walaupun memang belum semua yang terealisasi.

“Saya berharap semua masukan usulan akan terjawab. Asalkan, apa yang saya minta dapat dijawab oleh pemerintah. Karena, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat mengeksekusi aspirasi Anggota Dewan sesuai dengan permintaan yang tertera dalam proposal. Jadi, saya tekankan agar setiap aspirasi dapat dibukukan dalam proposal,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Author: Rein

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *