Ini Tanggapan Tuahuns Tekait Pemberhentian Hukum Tua Desa Kaima

Minut, Goldennews.co.id – Terkait penontaktifan Hukum Tua Kaima Kecamatan Kauditan Bernadus Togas lantaran telah melanggar protap. Saat ini tengah menjadi bahan perbincangan di Kabupaten Minahasa Utara.

Menyikapi hal ini Tokoh masyarakat sekaligus Ketua LSM Forum Peduli Minahasa Utara (Forpmitra) Husen Tuahuns mengatakan penonaktifan sementara Hukum Tua Kaima lewat pendekatan UU Covid-19 cukup alasan.

“Dia tidak diberhentikan tapi dinonaktifkan sementara. Ingat hukum tua merupakan jabatan politik karena dipilih oleh masayrakat sama seperti Bupati jadi kewenangan Bupati bisa menonaktifkan hukum tua,” ujar Tuahuns kepada awak media, Senin (11/10/2021) di salah satu cafe yang ada di Minahasa Utara.

Mantan anggota DPRD Minut ini juga menjelaskan untuk memberhentikan hukum tua Bupati juga memiliki kewenangan tapi jika oknum hukum tua terlibat dengan suatu kasus.

“Apabila baru terlibat dengan kasus (belum ditetapkan sebagai tersangka) jika sudah tersangka dan putusan diatas lima tahun barulah Bupati dapat memberhentikan,” kata dia menjelaskan.

Tuahuns kembali menekankan berdasarkan surat keputsan Bupati tidak ada yang salah.

“Hanya pengertian dan pemahaman masyarakat saja akan hal ini. Jadi, keputusan Bupati itu sudah benar,” tambah Tuahuns.

Author: Tim redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.