Disoroti Jems Tuuk, Pertamina SulutGo Janji Tujuh Hari Ke Depan Tidak Ada Antrean

MANADO, Goldennews.co.id – Bahan Bakar Minyak (BBM) akhir-akhir ini menjadi langka di Sulawesi Utara. Akibatnya, terjadi antrean panjang di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan juga kemacetan.

Oleh karena itu, guna mencari solusi akan kelangkaan solar yang semakin parah hingga menimbulkan antrean panjang dan kemacetan tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PT Pertamina (Persero) SulutGo, Selasa (19/10/2021) di ruang serbaguna lantai 3 gedung DPRD Sulut.

Melalui pertemuan lintas komisi, RDP dipimpin langsung Ketua Komisi II Cindy Wurangian sebagai mitra kerja PT Pertamina (Persero) SulutGo.

Saat rapat sedang berlangsung, pihak Pertamina lambat memberikan data yang diminta oleh para anggota dewan. Melihat akan hal itu, Anggota DPRD Sulut Ir Julius Jems Tuuk sebagai perwakilan Komisi IV angkat suara.

Legislator yang akrab disapa dengan sebutan JT itu menuturkan, Pertamina tidak siap dengan rapat yang digelar.

“Fakta menunjukan bahwa Pertamina tidak siap dengan rapat ini. Sesungguhnya anda (Pertamina, red) tidak menghargai dewan. Harusnya undangan RDP ini, anda siapkan data jauh-jauh hari. Tidak pada saat kamu datang, baru ditarik ini data. Kita mau dengar apa? Anda cuma berkicau,” tuturnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, apa perlu lembaga DPRD memanggil Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama (Ahok) datang untuk menjelaskan data yang diminta.

“Apa perlu lembaga ini panggil bapak Ahok datang ke sini untuk menjelaskan,” katanya.

Ia berpendapat, Pertamina menghina masyarakat Sulawesi Utara. Solar langka di mana-mana.

“Data saja tidak ada. Untuk rapat dengan DPR saja, baru mau di download ini data. Kalau anda semua (Pertamina, red) serius dengan persoalan yang disampaikan oleh lembaga ini dengan fakta di lapangan, antrean panjang bikin macet. Saya usulkan RDP ini ditunda. Rakyat Sulawesi Utara mau dapat apa dengan rapat ini, data saja baru mau di download,” ujar JT.

Selain itu juga, JT menegaskan bahwa kurang lebih dua jam rapat, tidak ada solusi yang didapatkan untuk mengatasi kelangkaan solar.

“Kapan tidak ada lagi antrean panjang di SPBU terhitung mulai hari ini?” tanya Sekretaris Komisi IV ini kepada pihak Pertamina dengan nada jengkel.

Menanggapi pertanyaan dari JT, pihak Pertamina melalui Sales Area Manager Pertamina SulutGo Tito Rivanto mengatakan, kalau sekadar mengurai antrean, dalam tujuh hari bisa diselesaikan.

“Kalau sekadar mengurai antrean, Insya Allah dalam tujuh hari bisa kami selesaikan. Mohon dibantu juga penambahan alokasi BBM solar untuk Provinsi Sulawesi Utara. Karena nanti kalau misalnya sudah over, teman-teman SPBU ini akan mengalami kerugian. Kami ingin situasi kondusif di Sulawesi Utara. Untuk masalah antrean, kami usahakan dalam tujuh hari,” kata Tito.

Adapun kesimpulan yang di dapat dalam RDP tersebut, yakni:

  • Data dari Pertamina dan Hiswana Migas untuk dapat di berikan secara berkala Setiap 3 bulan kepada Pemprov dan Deprov Sulut
  • 26 oktober 2021 tidak ada lagi antrean solar di sulawesi utara dengan tidak merugikan pihak manapun
  • Data ‘pemain’ dari ALFI untuk di berikan ke Deprov Sulut
  • Pemprov Sulut (assisten ekonomi) untuk segera menyurat ke BPH Migas untuk penambahan quota
  • Pemprov sulut dibawa koordinasi Asisten Perekonomian sulut akan secara berkala memberikan laporan kepada komisi II
  • Pertamina menjamin ketersediaan stok BBM dan Gas Elpiji sampai seterusnya
  • Pemprov membentuk team monev melibatkan semua pihak terkait

Turut hadir dalam RDP yakni Ketua Komisi III Berty Kapojos, Wakil Ketua Komisi II Christo Lumentut, Anggota Sandra Rondonuwu, Nick Lomban, Sjenny Kalangi, Herry Rotinsulu, Anggota Komisi III Amir Liputo, Sherly Tjanggulung, Agustien Kambey, Anggota Komisi I Fabian Kaloh, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Praseno Hadi, Kepala Biro (Karo) Perekonomian, Kepala Dinas ESDM Fransiskus Maindoka, Pimpinan dan pengurus ALFI, Pimpinan dan pengurus Hiswana Migas serta para awak media.

Author: Tim redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.