DPRD Sitaro Belajar Penyusunan Perda Kode Etik di Dewan Manado

Manado – Djon Ponto Plt Ketua DPRD Kabupaten Sitaro bersama 12 legislator lainnya dan didampingi Sekretaris Dewan, Novia Tamaka menyambangi DPRD Kota Manado, Selasa (9/10/18).

Kunjungan tersebut diterima oleh Ketua Badan Pembentuk Perda Kota (BPPK) DPRD Kota Manado serta legislator Arthur Rahasia.

Dijelaskan Ponto, maksud kunjungan kerja untuk mendapatkan referensi terkait penyusuna Perda Tata Tertib DPRD sebagaimana Peraturan Pemerintah (PP) nomor 12 Tahun 2018.

“Karena disibukkan Pilkada beberapa waktu lalu, maka beberapa agenda penting kami tertunda. Sehingga kehadiran kami untuk berbagi ilmu terkait penyusunan Perda Tata Tertib Dewan. Menurut informasi DPRD Manado sudah selesai dan sedang dikonsultasikan di Pemerintah Provinsi,” ungkap Ponto.

Menanggapi tujuan kujungan kerja DPRD Sitaro, Kawalo mengatakan, sebelum membahas Ranperda, sebelumnya sudah disiapkan dahulu draf dan naskah akademik Ranperda tersebut.

“Bila draf dan naskah akademik sudah tersedia baru kami lakukan pembahasan. Bila tidak, berarti SKPD belum siap membahas Ranperda ini. Saat pembahasan, perlu juga dilakukan kunjungan kerja ke daerah lain untuk mendapatkan referensi penyusunan Ranperda yang akan dibahas,” kata Kawalo.

“Saya selaku ketua BPPK terus mendorong agar pembahasan penyusunan Perda harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena, selain substansi dari pembahasan, berkaitan juga dengan anggaran pembahasan,” ujar sekretaris Komisi A itu.

Ditambahkan Arthur yang juga anggota Pansus Kode Etik bahwa, pihaknya telah merampungkan pembahasan ditingkatan lembaga dewan.

“Kami sudah menyelesaikan pembahasan Ranperda Kode Etik ini. Dan kini sedang dikonsultasikan ke Pemprov Sulut. Apabila sudah tidak ada yang perlu diperbaharui maka akan segera diparipurnakan untuk menjadi Perda DPRD Kota Manado,” pungkasnya. (LeKa)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.