Kuasai Materi, Wasekjen DPP Partai Golkar Ini Tampil Memukau di Kompas TV

JAKARTA-Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Jerry Sambuaga tampil lugas dalam  acara bertajuk Satu Meja The Forum yang disiarkan  secara langsung Kompas TV, Rabu (24/10/2018) malam. Personil Komisi I DPR RI ini hadir bersama Sekjen DPP PPP Arsul Sani sebagai wakil tim kampanye (TK) Capres nomor 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sementara TK Prabowo-Sandiaga diwakili Sudirman Said (Gerindra) dan Ferdinand Hutahaean (Demokrat). Dalam acara yang dipandu Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Kompas, Budiman Tanuredjo itu, dua kubu saling debat soal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Meski paling muda di antara narasumber, putra mantan Menteri Tenaga Kerja Theo Sambuaga ini sama sekali tak canggung. Ia menunjukkan kematangan dan kecerdasanya dalam membeber keunggulan Jokowi-Ma’ruf, serta saat mendebat  Sudirman  dan Ferdinand.

Jerry Sambuaga (kedua dari kiri) dalam acara Satu Meja The Forum di Kompas TV ((foto: tim js dok)

Jerry menyebut Jokowi-Ma’ruf tak punya beban masa lalu. Karena itu pria bergelar doktor ini optimistis Jokowi-Ma’ruf bisa fokus menjalankan tugas dan merealisasikan program tanpa tersandera masa lalu.

“Pak Jokowi dan Kia Ma’ruf Amin memiliki track record yang bersih. Keduanya tak pernah tersandung masalah hukum,” kata Jerry disambut aplaus banyak mahasiswa dalam acara berdurasi dua jam itu.

Salah satu wakil Sulut di Senayan ini menilai Jokowi figur yang tepat memimpin Indonesia. Dalam penegakan hukum, lanjut dia, Jokowi tanpa pandang bulu.

“Pak Jokowi konsisten dengan penegakkan hukum tanpa intervensi. Boleh dilihat banyak kepala daerah yang terkena terjerat hukum dan diproses, tak pandang apakah itu dari kubu pro pemerintah,” ucap Jerry, lagi-lagi disambut aplaus meriah penonton di studio.

Ia juga menyinggung soal keteladanan seorang pemimpin. “Saya setuju dengan Pak Sudirman untuk menaikkan gaji penegak hukum. Tapi, itu tak cukup. Keteladan pemimpin juga perlu,” ungkapnya.

Penampilan Jerry yang memukau pada salah satu stasiun tivi swasta terbesar di Indonesia itu dipuji pengamat politik, Debby Rataq. “Dia sistimatis, menguasai materi dan tampil tenang,” ujar Debby di Manado. (ymn)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.