Reses Pinkan Nuah dibanjiri warga

Manado – Ratusan warga yang datang dari sejumlah kelurahan di Kecamatan Wanea memenuhi tempat dilaksanakannya reses Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Manado, Pinkan Nuah.

Reses ke tiga di Tahun 2018 itu, digelar di Kelurahan Bumi Nyiur lingkungan 2 Kecamatan Wanea, tepatnya komplek SMKN 6 Manado.

Secar bergantian, warga menyampaikan aspirasi mereka. Keluhan serta harapan mendapatkan perhatian dari pemerintah, terkait sejumlah persoalan diserukan masyarakat kepada Pinkan.

“Jalan yang berada tepat dibagian belakang SMKN 6 ini tidak pernah diperhatikan pemerintah. Padahal, jalan itu merupakan akses ke beberapa sekolah. Dan jalan itu juga merupakan jalan penghubung antara Karombasan dan Bumi Nyiur. Walikota juga dahulu sering melintas di jalan itu. Tapi sayang, sampai sekarang tidak ada perbaikan,” kata Frangky, warga setempat.

Ia pun menyesalkan sikap pemerintah. Karema menurutnya, beberapa tahun lalu, sempat dilakukan pengukuran dan ditempatkan material untuk perbaikan jalan. Tapi sayangnya, pemgerjaannya tidak jadi dilaksanakan.

“Padahal sudah diukur, dipasang papan proyek sampai materialnya juga sudah diletakkan di jalan itu. Tapi tidak dilanjutkan pengerjaannya, malah dipindahkan ke lokasi yang lain,” ujar Frangky dengan dana tinggi.

Lain halnya diutarakan ibu Neny. Ia mengibaratkan wilayah tempat tinggalnya berada di tengah hutan yang menimbulkan ketidak-nyamanan masyarakat setempat.

“Kalau di lingkungan 3. Kami merasa tinggal di hutan. Sudah gelap, jalan rusak dan situasinya menakutkan. Tidak pernah dipasangkan lampu jalan. Kondisi ini sudah berlangsung lama. Tapi sangat disayangkan tidak ada perhatian pemerintah,” tutur ibu itu.

Sejumlah aspirasi lainnya yang diserukam warga diantaranya, rawan longsor, perlu pembuatan saluran drainase, rawan banjir, peningkatan keamanan dan ketertiban, serta perbaikan sejumlah infrastruktur jalan di Kelurahan Bumi Nyiur.

“Saya menyayangkan Dinas PUPR, PT Air, PLN, Dinas Perkim dan sejumlah dinas, pemerintah kecamatan hingga kelurahan yang tidak hadir pada reses ini. Padahal, keluhan warga membutuhkan tanggapan serta perhatian mereka. Saya sebagai wakil rakayat tentunya akan menyampaikan aspirasi warga ini secara langsung kepada pemerintah kota dan memperjuangkannya agar mendapat perhatian serius,” ungkap Pinkan. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.