Warga minta perbaikan infrastruktur di reses Lineke Kotambunan

Manado – Wakil Ketua Komisi C bidang pembangunan DPRD Kota Manado, Lineke Kotambunan menggelar reses di Kelurahan Paldua lingkungan 7 Kecamatan Paldua, Jumat (7/12/18).

Kegiatan ke tiga di Tahun 2018 yang dilaksanakan Kotambunan itu, tampak masyarakat antusias untuk menyampaikan keluhan mereka demi terwujudnya kenyamanan di wilayah tempat tinggalnya.

Kotambunan didampingi perwakilan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Ivone Mewengkang, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR), Vecky Walandouw secara bergantian menanggapi aspirasi dari sejumlah warga.

Disela-sela kegiatan, warga mengeluhkan perlunya pemerataan pembangunan seperti perbaikan jalan dan saluran drainase. Masyarakat meminta pemerintah dapat memperhatikan kondisi infrastruktut di lingkungan 7 dan sekitarnya.

“Karena saya duduk di Komisi C, Dinas PUPR dan Dinas Perkim merupakan mitra kerja saya. Seperti yang bisa dilihat, sudah ada beberapa perbaikan jalan. Memang belum secara keseluruhan. Tapi nantinya akan saya perjuangkan aspirasi maayarakat disini, karena itu adalah tugas saya sebagai anggota dewan,” kata Lineke.

Ditambahkan Walandouw, aspirasi yang disampaikan warga pada reses tersebut akan menjadi catatan penting bagi pemerintah kota, dalam hal ini Dinas PUPR Kota Manado dalam penyusunan program pembangunan.

“Tapi tentunya ada prosedurnya. Akan dikaji dulu baru bisa direalisasikan secara bertahap. Karena setiap kebutuhan masyarakat perlu melalui mekanisme dan pengkajian,” ujar Walandouw.

Warga lainnya mengeluhkan ketidak-nyaman yang disebabkan kebisingan dari sound sistem. Warga berharap pemerintah bisa memperhatikan persoalan itu.

“Mau ada acara atau tidak, musik yang diputar warga disini menggangu warga lainnya. Saya berharap pemerintah turun tangan,” ungkap warga.

Kotambunan pun meminta pemerintah setempat bisa menjamin kenyamanan dari setiap masyarakat. Perlu ada langkah persuasif yang dilakukan oleh pemerintah dalam menyikapi situasi seperti itu.

“Pala dan Lurah hingga Camat memperhatikan keluhan warga itu. Perlu ada ijin dan diberi batas waktu bila ada acara. Supaya kenyaman masyarakat bisa terjaga. Saat ini juga kami sedang menyusun Perda ketertiban umum. Dalam Perda itu diatur sedang diatur peraturan yang menjamin kenyamanan masyarakat,” imbau srikandi Partai Gerindra itu. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.