Bantu Sesama, AK7 Patuh Aturan

MANADO- Si tou timou tumou tou, manusia memanusiakan sesama benar-benar menjiwai semangat hidup Arthur Anthonus Kotambunan atau AK7. Konklusi tersebut berdasarkan testimoni ratusan warga yang pernah merasakan bantuan atau kebaikan mantan Wakil Ketua DPRD Sulut itu.

“Saat duduk di DPRD Sulut lalu, gajinya dikembalikan untuk masyarakat. Saya satu dari sekian orang yang menikmati gaji Pak Arthur,” kata salah satu bapak yang aktif dalam pelayanan gereja kepada wartawan di Manado, Rabu (12/12/2018).

Arthur Antonius Kotambunan (foto: ist)

Bantuan kepada masyarakat itu dilakukan AK7 tanpa pamrih, tanpa embel-embel dan tanpa sekat wilayah. “Kami tinggal di Tondano, tapi saat kami terpuruk dan hendak menjenguk saudara yang sakit di luar Sulut, hanya AK7 yang mau mengulurkan tangan untuk kami,” ucap Hermanus Tun, warga Tondano.

Masyarakat mengaku sulit melupakan kebaikan AK7. Apalagi bagi warga yang sudah puluhan tahun mengenal mantan Komisaris Utama PT Membangun Sulut Hebat (MSH) itu.

“Jauh sebelumnya, sebelum terjun di dunia politik, Pak Arthur sudah memiliki kepedulian tinggi kepada sesama. Ajaran  Kristen soal kasih dan Falsafah Sam Ratulangi memang menjadi roh perjuangan hidupnya,” ucap Frets Monding, warga Manado.

Pertanyaannya bagaimana kisah kebaikan AK7 kala dia kini terjun kembali di dunia politik. Dia calon legislatif (Caleg) PDIP Sulut dari Dapil Manado. Bukankah caleg dilarang memberikan bantuan, terutama dana kepada masyarakat.

Haruskah kisah itu terhenti atau terhalang dengan status caleg yang disandangnya? Soal ini, AK7 dengan tegas menyatakan patuh terhadap aturan.

“Berbagi kepada sesama itu wajib bagi saya. Caleg atapun bukan, saya tetap membantu  sesuai kemampuan saya kepada mereka yang membutuhkan. Tapi karena Natal dan Tahun Baru ini bersamaan dengan momentum Pemilu, tentu saya harus patuh aturan,” ungkap AK7.

Agar tak melanggar aturan, AK7 dalam penyaluran bantuan  berkoordinasi dengan penyelenggaran Pemilu. “Harus seperti itu. Agar kita bisa berbagi bersama masyarakat tanpa melanggar aturan,” ucapnya.

AK7 memilih taat pada aturan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Aturan yang ada jangan dilanggar,” kata AK7. (*/ymn)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.