Ibadah Pra-Natal, E2L dan T2 Ajak Warga Binaan Rutan Manado Bersihkan Hati dari Dendam dan Dengki

MANADO-Bupati terpilih Kabupaten Talaud Dr Elly Engelbert Lasut (E2L) bersama istri dr Telly Tjangkulung (T2) memimpin ibadah Pra-Natal, Sabtu (22/12), di Rumah Tahanan Negara Klas IIA Manado. Semarak ibadah diikuti 300-an warga binaan pemasyarakatan (WBP,) yang sejak awal begitu antusias menunggu pasangan suami-istri tersebut.

T2 yang tiba lebih dahulu, langsung memimpin ibadah Pra-Natal. Dalam khotbah dan kesaksiannya, mantan Bupati Mitra itu mengingatkan janji penebusan Tuhan bagi manusia, dengan menjelma menjadi manusia, turun ke bumi dalam diri Yesus Kristus. “Bahkan partisipasi Yesus dalam penebusan itu, sudah ada sejak dunia diciptakan,” ungkap T2 merujuk kisah penciptaan dunia.

Elly Engelbert Lasut (E2L) dan Marlina Moha Siahaan (MMS). (foto: kamrin)

Penting menyambut Natal, kata T2, WBP perlu merenung, membersihkan hati dari dendam dan dengki, agar bayi Kristus sungguh membawa damai dan sukacita. “Hati kita adalah bait Allah, tempat roh (kudus) bekerja. Karena itu, siapkan hati kita, beri pengampunan bagi semua orang. Biarkan hatimu menjadi tempat bayi Kristus berdiam,” pesan T2.

Renungan serupa disampaikan suaminya E2L, yang menekankan ketetapan hati untuk mengampuni semua peristiwa hidup masa lalu. Terlebih hal yang menyeret manusia ke alam kebencian, kedengkian, iri hari, amarah dan dendam. “Dengan pengampunan, memaafkan semua pemicu rasa sakit dan amarah, maka kita akan hidup dalam sukacita iman. Dalam kedamaian. Saya mengalami itu dalam rentangan waktu yang cukup panjang. Hanya dengan kemampuan memaafkan dan mengampuni, hidup menjadi lebih damai dan tenteram,” ujar ayah dari Hilary Lasut yang turut membawa puji-pujian dalam rangkaian ibadah bersama keluarga Lasut-Tjangkulung itu.

Ibadah dimeriahkan dengan puji-pujian dari keluarga Eman, keluarga Pdt Jimryv Pandeiroth-Feyke Robot dan mantan Bupati Bolmong Hj Marlina Moha Siahaan (MMS). Rupanya sharing pengalaman hidup E2L memikat ratusan WBP untuk bertahan hingga ramah-tamah selesai. “Kita mungkin tidak persis sama dengan pengalaman hukum dan pergumulan rohani keluarga E2L-T2. Tapi testimoni keduanya dirasa bisa membaharui pandangan kita untuk menatap masa depan,” komentar salah satu WBP dari Blok Melati (Narkoba).

Turut mendampingi E2L, Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Pnt Sony Gumansalangi dan Pendeta jemaat Abigael Rutan Manado Pdt Olvi Susana Wolang MTh. “Terima kasih keluarga Lasut-Tjangkulung sudah bersama kami menyambut Natal. Rasanya kita seperti keluarga besar yang dengan penuh harap dan sukacita menantikan kelahiran Yesus Kristus,” ujar Gumansalangi. Ibadah ditutup dengan ramah-tamah bersama yang disediakan Ny Tely Tjangkulung didampingi Hesty Sondakh. (*/ymn)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.