Pergantian Direksi PD Pasar kangkangi Permendagri

Manado – Wali Kota Vicky Lumentut melalui Wakilnya Mor Bastiaan selaku owner Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Manado melakukan pergantian direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar dan Perusahaan Derah Air Minum (PDAM).

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar yang dijabat Fery Keintjem berpindah tangan ke Stenly Suwuh yang sebelumnyanmenjabat Dirut PDAM. Sementara Keintjem diposisikan sebagai ketua Badan Pengawas (Banwas) PD Pasar.

Sementara jabatan Dirut PDAM kini ditempati oleh Alwin Rondonuwu yang sebelumnya Direktur Umum (Dirum) PD Pasar yang saat ini ditempati Oke Sumual.

Selain itu, Junifer Kaparang dilantik sebagai Direktur Operasional (DirOps), Helmy Bahdar Direktur Pengembangan dan Hendra Zoenarji sebagai anggota Banwas PD Pasar Kota Manado.

Ucapan selamat dan apresiasi atas Keputusan Wali Kota tersebut ramai di media sosial. Namun pergantian pejabat itu tidak luput dari kritikan.

Markho Tampi, ketua Fraksi PDIP di DPRD Kota Manado berpendapat bahwa keputusan Wali Kota itu merupakan langkah yang keliru dan tergesa-gesa.

“Pergantian direksi di PD Pasar pada khususnya melanggar Permendagri nomor 37 tahun 2018. Pada pasal 35 huruf L sangat jelas disitu melarang pengawas atau direksi BUMD merupakan calon kepala daerah, calon legislatif atau pengurus partai,” kata Tampi ketika menghubungi wartawan.

Ia pun menghimbau agar pergantian pengawas dan direksi di PD Pasar ditinjau kembali agar tidak melanggar peraturan yang ada.

“Pada Permendari itu juga sangat jelas mekanisme pergantiannya bagaimana. Harus dilakukan seleksi terlebih dahulu melalui Pansel (Pansel). Kalau sudah memenuhi kriteria dan tidak langgar aturan baru kemudian dilantik,” pungkasnya. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.