Warga Desa Tempang dan Sumarayar Keluhkan Infrastruktur Jalan Penghubung

Langowan-Pentingnya Infrastruktur Jalan bagi warga dalam menunjang perekonomian masyarakat, menjadi pekerjaan rumah dari pemerintah di tahun 2019 ini.

Menyingkapi hal tersebut, Meimou Mapalus Langowan (MML) melakukan peninjauan terhadap infrastruktur jalan yang ada di seputaran Langowan. Pemantauan ini guna menyerap aspirasi warga yang banyak keluhkan buruknya sejumlah akses jalan yang menghambat pertumbuhan ekomoni masyarakat.

Ketua Meimou Mapalus Langowan, Yermia Mumu (foto:cici)

Dari hasil pantauan, ada beberapa infrastruktur jalan di Langowan yang rusak dan sangat memprihatinkan, salah satunya yaitu jalan lingkar yang menghubungkan antara desa Tempang dan desa Sumarayar.

Pasalnya, akses jalan yang sudah rusak parah itu sangat menghambat aktifitas warga sehari-hari karena jalan tersebut merupakan akses jalan pertanian yang sangat menunjang sektor tersebut.

“Infrastruktur jalan lingkar yang menghubungkan desa Tempang dan desa Sumarayar ini cukup memperihatinkan, ini menghambat aktifitas para warga,” kata Yermia Mumu SH (Ketua MML), Sabtu (16/02/2019).

Tanggapan serupa datang dari Ando Lumenta warga desa Tempang. Ia mengeluhkan akan akses jalan yang menghubungkan antara desa tersebut sudah lama rusak dan sampai saat ini belum ada perbaikan. Hal ini terang sangat mengganggu kenyamanan para pengguna jalan. Ando pun berharap agar pemerintah dapat memperhatikan jalan tersebut.

Menyingkapi aspirasi para warga tersebut, Meimou Mapalus Langowan (MML) mengatakan akan coba melobi pihak-pihak terkait guna memperjuangkan akses jalan yang menghubungkan antar desa tersebut, ucap Yermia.

Yermia juga menambahkan, MML sebagai organisasi sosial masyarakat akan terus berkerja mapalus demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Langowan. MML juga siap menunjang jalannya roda pemerintahan ROR-RD dan mengawal bantuan-bantuan pemerintah agar tepat sasaran.” Tutup Yermia. (Cici)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.