Komisi I DPRD Halmahera Selatan Study Banding di Minahasa Utara

GOLDENNEWS.CO.ID, MINUT — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara (Malut) berkunjung di Kabupaten Minahasa Utara, Rabu, (20/2/19).

Tim  yang dipimpin H Asnawi Lagalante diterima Asisten Administrasi Umum Drs Rivino Dondokambey, Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos dan PMD) Bobby Najoan SH dan staf ahli Sammy Rompis SSTP di kantor Dinsos dan PMD.

Kedatangan  15 personil  dari tanah Malut tersebut untuk mempelajari peraturan daerah tentang Perangkat Desa.

Asnawi mengatakan, pihaknya datang ke Minahasa Utara untuk mempepajari Perda tentang perangkat desa sesuai penerapan undang-undang tentang desa. Di dalamnya perlu mempelajari proses pemihan dan pengangkatan Hukum Tua atau kepala desa serta pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Dipilihnya Minahasa Utara karena karakter geografis daerah minahasa utara sama dengan Malut. “Mengapa kami pilih Minahasa Utara karena ada Perda yang sudah diterapkan disni tapi di daerah kami belum diterapkan tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa,” Katanya.

Dilanjutkannya kenapa Minahasa Utara yang menjadi tempat Studi Banding karena secara geografis minut tidak jauh berbeda dari Halmahera Selatan, dan juga ada beberapa Poin mengenai Pengangkatan dan Pemberhentian Aparatur Desa yang disini sudah lebih maju dari daerah kami. Kalau mau di lihat daerah kami jauh lebih besar dari Minut yang memiliki 125 Desa dan 10 kecamatan. Sedangkan daerwh kami memiliki 249 Desa dan 30 Kecamatan,” Lanjutnya.

Terpisah,  Drs Rivino Dondokambey dan Bobby Najoan menyambut dengan baik kedatangan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Pemkab Minut akan menggelar pemilihan hukum tua setelah gelaran pemilu, dan saat ini desa yang akan menggelar pemilihan hukum tua dipercayakan kepada penjabat kumtua.  “Semoga kunjungan ini akan memberi manfaat bagi kedua daerah,” kata Dondokambey diaminkan Najoan.

(FDS)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.