Markho Tampi jaring asmara di Pandu

Manado – Markho Tampi, personil DPRD Kota Manado melaksanakan kewajibannya menjemput aspirasi masyarakat (asmara) melalui kegiatan reses di Kelurahan Pandu yang merupakan daerah pemilihannya, Rabu (6/3/19).

Reses tersebut dihadiri wakil ketua DPRD Manado Richard Sualang, anggota dewan Vanda Pinontoan, Sekretaris Kecamatan, sejumlah lurah, perwakilan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Dina Kesehatan dan kepala Puskesmas Tuminting.

Adapun aspirasi warga yang disampaikan yakni masalah ketersediaan air bersih, rehabilitasi kantor lurah, status tanah ex pengungsi ternate, infra struktur jalan (lingkungan 3-4-5), jalan perkebunan yang sudah dibuat tapi tidak bisa di pergunakan, sertu sejumlah keluhan lainnya.

Usai mendengarkan keluh kesah warga, Tampi secara beruntun menjawab pertanyaan dan menanggapi masukan masyarakat yang membanjiri lokasi reses itu.

“Soal air bersih, ada proyek air bersih tapi tidak jalan sudah 3 tahun. Tapi, tahun ini akan di fungsikan setelah PHO diserahkan Dinas PUPR ke PDAM. Sedangkan permintaan rehab kantor lurah akan di perjuangkan dalam APBD perubahan nnti,” terang ketua Fraksi PDIP itu.

Lanjut Tampi, permasalahan status kepemilikan tanah eks pengungsi Ternate sedang dalam pengurusan oleh pemerintah propinsi.

“Untuk permintaan terkait pembangunan atau perbaikan infrastruktur sarana publik, sebagiannya sudah tertata di APBD tahun 2019 dan akan di realisasikan. Sementara aspirasi yang baru masuk, akan saya perjuangkan di APBD perubahan,” tegas Tampi yang saat ini tercatat sebagai Caleg nomor urut 1 untuk DPRD Kota Manado. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.