Akbid Trinita buka Posko PKL di Sario-Malalayang

Manado – Sebanyak 180 mahasiswa dan mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Trinita Manado di sebar di Kecamatan Sario dan Malalayang untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL), Senin (11/3/19).

Disela-sela pembekalan terhadap peserta PKL, Apriano Saerang yang merupakan pembina Akbid Trinita Manado mengatakan, PKL merupakan kegiatan wajib setiap peserta didik sebelum menyelesaikan studi.

“Mereka di sebar di beberapa kelurahan dan membuka 24 posko. Ini kegiatan wajib bagi mahasiswa dan rutin dilakukan setiap tahunnya. PKL salah wujud nyata dri tri darma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakt dan ini sangat penting sebagai bentuk aktualisasi di lapangan,” ujar Saerang.

Ditambahkannya, melalui PKL, setiap mahasiswa bukan mempraktekkan ilmu pendidikan yang diterima selama kuliah, tapi ditempa secaara mental dan membangun jiwa sosial.

“Karena mereka ketika selesai wajib turun di dunia kerja seerti fasilitas kesehatan rumah sakit, Puskesmas dan menjadi tenga bidan siap pakai. Program di PKL tidak dalam bentuk pekerjaan fisik pembangunan tetapi membangun kesehatan masyarak seperti melakukan bakti sosial pengobatan gratis, penyuluhan tentang kematian ibu dan bayi yang di Sulut termasuk tinggi, olaraga bersih linkungan bersama masyarakat dan kegiatan ini murni pendidikan,” kata Saerang.

Wakil rakyat yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Manado itu menegaskan, pembekalan internal kampus sebagai bekal untuk menjaga etika, sopan santun dan moral dengan menjaga nama baik almamater.

“Pelepasan sudah dilakukan ada tanggal 5 Maret yang di terima oleh para camat, lurah dan akan berakhir tanggal 28 Maret 2019. Tentunnya sebagai ketua pembina Yayasan Prisma Sulut, badan hukum penyelenggara Akbid, Stikes, Stikomp, SMK Trinita Manado yang akan menjadi Universitas Trinita, saya sangat berkomitmen untuk membantu masyarakat dalam bidang pendidikan. Khususnnya warga kurang mampu dengan adannya program unggulan TRINITA MAPALUS (3M). Ini juga bentuk pertangungjawaban moral kepada masyarakat sebagai ketua Komisi IV DPRD Manado yang berhungan dengan pendidikan serta kesehatan,” pungasnya. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.