Komisi III DPRD Sulut Panggil Hearing PUPR dan BPPJK

MANADO, Goldennews – Pasca gagalnya lelang di tahun 2018 kemarin, proyek pembangunan TPA di Kampung Ilo-ilo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara yang berbandrol Rp153 miliyar terancam bakal tidak berproses.

Hal tersebut terungkap saat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi (PUPR) juga Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Kontruksi (BPPJK) wilayah dipanggil hearing oleh komisi III DPRD Sulut di ruang Komisi III, Senin (11/03/2019).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut Hi Amir Liputo SH mengungkapkan, hearing tersebut hanya sebatas mengkroscek kembali TPA Ilo ilo yang tahun lalu gagal lelang.

“Pertemuan tadi dilakukan hanya untuk mengkroscek TPA ilo ilo yang tahun lalu gagal lelang. Jadi dana yang ada sekitar 153 miliyar itu kalau kita tidak kejar baik-baik pastinya itu kan tidak akan jadi dibangun dan praktis kita yang akan merasa rugi. Makanya kita undang,” ungkap Liputo.

Liputo juga menuturkan, dari hasil hearing yang dilakukan, ternyata pemerintah pusat sudah membentuk satu balai yakni Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BPPJK) yang berfungsi sebagai balai yang menangani proyek TPA Ilo ilo tersebut.

“Ternyata sudah ada balai baru dan semua sudah melewati mereka, ternyata tahun yang lalu perusahaan yang masuk dianggap tidak memenuhi syarat dan, sekarang kita akan mengejar itu supaya dana itu tidak mubazir atau tidak kembali ke pusat, karena kalau dana tersebut kembali ke pusat kita yang rugi, sementara TPA Sumompo kan sudah tidak mampu menampung sampah,” tuturnya.

Sementara, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi wilayah Sulawesi Utara Rachmad Djalil berharap terkait hal tersebut komisi III bisa menyampaikan ke pemerintah pusat.

“Dengan argumen argumen itu saya juga berharap komisi III bisa menyampaikan ke pusat supaya pusat juga bisa berpikir bahwa ini sangat penting atau urgent karena ini bukan proyek mengada-ada. Jadi ini memang sangat dibutuhkan oleh rakyat sulut,” tukasnya.

Diketahui bersama bahwa pengadaan TPA regional di Ilo-ilo ini diperuntukkan bagi dua daerah yakni Manado dan Minut. (RK)

Author: Tim redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.