Turut Berbelasungkawa, Jerry Sambuaga Hubungi Dubes RI untuk Bantu Korban Penembakan di Selandia Baru

MANADO-Sebanyak 49 orang meninggal dunia akibat aksi teroris di Christchurch, Selandia Baru.  Mereka diterjang senjata saat hendak menjalani sembayang di Masjid Al Noor.

Aksi teroris itu menuai kutukan dari sejumlah pihak, termasuk dari personil Komisi 1 DPR RI dari Sulawesi Utara (Sulut) Dr Jerry Sambuaga. Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin itu selanjutnya menyampaikan rasa belasungkawa atas kejadian tersebut.

“Saya pribadi turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya untuk korban serta keluarga korban. Semoga seluruh korban meninggal mendapatkan kasih dari Tuhan,” ujar politisi muda berprestasi ini di Manado, Jumat (15/3/2019) malam.

Bersama srikandi Golkar Manado Fransiska Rumagit, anggota DPR RI Jerry Sambuaga mengunjungi warga yang terkena banjir (foto: dok JS)

Jerry juga meminta Dubes RI untuk Selandia Baru untuk segera proaktif untuk melakukan pengecekan di lokasi terkait adanya korban WNI. “Saya dengar informasi bahwa terdapat warga negara kita yang menjadi korban. Secara khusus, turut berduka yang sedalam-dalamnya untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban. Saya langsung kontak Pak Dubes Tantowi Yahya untuk segera datang ke lokasi untuk melihat langsung dan memberikan segala bantuan untuk para korban, khususnya para warga negara Indonesia yang menjadi korban,” tutur Jerry.

Ketua Pemuda Mahasiswaa Minahasa di Jakarta ini juga berharap agar masyarakat Indonesia, khususnya di Sulut tetap tenang dan tidak terpancing dengan kejadian di Selandia Baru. “Saya berharap kejadian di sana tidak memengaruhi kondusifitas kita di sini,” ujarnya.

Doktor ilmu politik menyebut terorisme tidak mengenal agama apapun. “Jangan sampai kita di sini malah saling menaruh curiga satu sama lain. Apalagi kita di Sulut yang terkenal dengan tingginya sikap toleransi,” terang Caleg DPR RI nomor urut 1 dari Partai Golkar ini.

Selain itu, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Sulut ini juga mengutuk kejadian tersebut. “Saya mengutuk keras kejadian itu. Ini merupakan kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan, khususnya kepada Umat Islam. Apalagi peristiwa penembakan ini terjadi ketika Umat Islam sedang menjalankan ibadah sholat,” ungkap putra mantan Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Perumahan Rakyat Theo Sambuaga ini.

Legislator Senayan terbaik versi Forum Pemantau Parlemen (FPP) ini berharap agar pelaku segera diadili seberat-beratnya.  “Ini harus tuntas sampai ke akar-akarnya supaya kejadian naas ini tidak terjadi lagi,” ujar politisi Partai Golkar ini. (*/ymn)

 

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.