Sepakat INDONESIA Damai Sukses Digelar, Tumbelaka : Saya Bangga Dengan Jurnalis Sulut

MANADO, Goldennews – Kegiatan Aksi Gerakan Moral Jurnalis bertajuk ‘#SepakatINDONESIADamai’ yang diprakarsai oleh Forum Wartawan DPRD Sulut (FORWARD) dan Tumbelaka Academic Centre (TAC) bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara, sukses digelar.

Direktur Tumbelaka Academic Centre (TAC) Taufik Tumbelaka yang merupakan penggagas kegiatan tersebut menyampaikan, tentang #SepakatINDONESIADamai ini, ia ciptakan sudah sejak lima tahun yang lalu pada saat Pilpres 2014.

“Tentang #SepakatINDONESIADamai ini, sebenarnya saya ciptakan lima tahun yang lalu. Ketika Indonesia Bangkit vs Indonesia Hebat. Terus, kita bikin aja Sepakat Indonesia Hebat, Sepakat Indonesia Bangkit, tapi kita juga harus Sepakat Indonesia Damai. Kata Sepakat itu sangat familyar buat kita-kita yang ada di Jogja,” tukasnya.

Dengan memberikan beberapa contoh perumpamaan tentang Pilpres, pakar politik jebolan Universitas Gajah Mada (UGM) ini mengungkapkan bahwa kita harus menghormati perbedaan.

“Bicara politik, bicara demokrasi, itu bicara hak dan kewajiban,” ungkapnya saat membawakan sepatah dua patah kata di Kantor KPU Provinsi Sulut, Jumat (12/4/2019).

Lanjutnya,”Nah, kesedihan kita adalah ketika dengan bangga mempertontonkan perbedaan, lalu keluar dari kearifan lokal, norma, budaya. Jadi, kita bingung. Bagaimana ini,” tuturnya.

“Taufik Tumbelaka saat membawakan sambutan di kantor KPU Sulut dalam kegiatan #SepakatINDONESIADamai”

Dikatakan Tumbelaka, sebagai info buat KPU, berisiknya kegenitan di media massa dari masing-masing tim pendukung, menimbulkan pembicaraan golput meningkat.

Dalam pemaparannya, Tumbelaka mengajak dan mengimbau agar pada Pilpres dan Pileg nanti, masyarakat Indonesia terlebih khusus di Sulawesi Utara untuk tidak golput dan para elit politik jangan berisik.

“Ayo jangan golput. Tapi, elit politik juga, jangan berisik,” paparnya.

Menurut Tumbelaka, ketika perjalanan ini jalan, dirinya berpikir siapa yang akan dipilh dan diajak untuk menggemakan kegiatan besar Sepakat Indonesia Damai, dan pilihannya itu Jurnalis.

“Pilihan saya adalah jurnalis. Karena jurnalis
menjadi tantangan besar. Kalau tanggal 17 April bangsa ini sedang diuji, tapi mulai kemarin, hari ini sampai setelah tanggal 17 yang diuji adalah teman-teman yang ada disini. Bisa nggak menjaga kewarasan dari demokrasi kita,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Taufik Tumbelaka mengucapkan terima kasih dan meras bangga dengan jurnalis Sulawesi Utara yang sudah mengusung kegiatan Sepakat Indonesia Damai.

“Saya bangga dengan jurnalis sulawesi utara, dan ini satu-satunya jurnalis yang ada di Indonesia yang mengusung Sepakat Indonesia Damai. Ini, tag line dari Manado untuk Indonesia betul-betul terjadi dan mungkin akan diperjuangkan oleh KPUD Sulut, untuk menjadi tag line nasional,” tutupnya.

Kegiatan #SepakatINDONESIADamai, dilaksanakan dengan roadshow bersama oleh para jurnalis, yang mengambil titik start dari gedung DPRD Provinsi Sulut, dilanjutkan di Kantor Gubernur, pusat perbelanjaan Manado Town Square (Mantos), Mega Mall, Taman Kesatuan Bangsa, dan finish dikantor KPU Sulut. (RK)

Author: Tim redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.