TEMPO dan AJI Manado latih puluhan jurnalis investigasi

Manado – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado bekerjasama dengan TEMPO Institute berkolaborasi menggelar Workshop dan Coach Clinic Investigasi bertempat di Hotel Gran Puri Manado, tepatnya ruang Sarang Invasi, Senin (13/05/2019).

Felix Lamury dari TEMPO Institute yang tampil pada sesi pertama mengulas tentang Proram Fellowship TEMPO yang melakukan investigasi terkait sejumlah isu seperti pelanggaran HAM, human trafficking, korupsi, sumber daya alam, dan kriminalitas.

“Program investigasi ini merupakan kolaborasi TEMPO dengan beberapa pihak,” ujar Felix.

Pada bagian selanjutnya, Felix menguraikan tentang apa itu liputan investigasi serta berbagai kendalanya.

“Antara lain memerlukan biaya yang mahal, waktu yang lama, serta resiko hukum,” ujar Felix.

Dia menambahkan, untuk peserta yang lolos dalam fellowship akan didampingi oleh mentor dari TEMPO.

Pada sesi kedua, Ketua Majelis Etik AJI Manado, Yosep Ikanubun dan pegiat sosial Jull Takaliuang menginventarisir isu-isu lokal di Sulut yang terkait dengan tema besar liputan investigasi TEMPO.

Isu-isu itu antara lain polemik pertambangan liar, ekspansi perusahaan sawit, pencurian ikan, perdagangan manusia, masalah perbatasan,serta kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Dari isu-isu lokal ini diharapkan kawan-kawan bisa merumuskan tema liputan investigasi,” ujar Ikanubun.

Di bagian akhir, Mustafa Silalahi atau yang akrab disapa Moses, pemateri dari TEMPO Institute memberikan trik liputan investigasi, serta bagaimana menyusun outline liputan.

Kegiatan ini diikuti sedikitnya 40 jurnalis dari Manado, Tomohon, Minahasa, Sitaro, dan Kotamobagu, serta pegiat pers mahasiswa. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.