Kata warga, Pemkot Manado harus lebih fokus masalah lingkungan hidup dan pendidikan

Manado – Sejumlah program pembangunan dan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Namun masih ada hal yang penting dan dinilai kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Pendapat tersebut diungkapkan seorang warga yang ikut mencermati persoalan yang terjadi di Kota Manado,

Apolos Bowonsili, warga Kelurahan Wanea itu menyentil soal kurangnya perhatian Pemkot Manado terkait masalah lingkungan hidup dan pendidikan.

Menurut Apolos, masalah lingkungan hidup sangat nampak terlihat dan dirasakan masyarakat. Hal itu disebabkan tidak jarang di sejumlah wilayah di Kota Manado diterpa bencana banjir.

Kata dia, dampak atas masalah lingkungan hidup bukan hanya soal bencana saja. Dan masyarakat turut terlibat atas persoalan itu.

“Bencana banjir yang cepat sekali terjadi akibat masalah kurangnya kesadaran warga dalam mengelolah dan menjaga lingkungan. Hal-hal kecil namun dampaknya sangat kompleks, antara lain wabah penyakit, penurunan kwalitas air dan sebagainya,” ungkap Apolos.

Selain lingkungan hidup, lanjutnya, kualitas pendidikan di Kota Manado kalah bersaing dengan daerah lain.

“Kalau pendidikan, baru-baru ini khususnya Manado sudah tidak mampu lagi berbicara banyak di tingkat nasional. Ada apa ini? Tentu banyak persoalan yg harus kita jawab bersama sama, apakah hal ini karena kurangnya perhatian pemerintah untuk bidang pendidikan atau kwalitas pengajar. Ini menjadi catatan yang harus kita evaluasi bersama,” ungkapnya.

Akan kedua masalah itu, dia sangat berharap, pemerintah kota dapat mencarikan solusi dan menempatkan isu lingkungan hidup dan pendidikan sebagai program proritas.

“Mudah-mudahan pemimpin ke depan bisa menambah porsi untuk 2 hal tersebut,” harapnya.(LeKa)

Author: Leriando Kambey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.