Angka pelanggaran dan kecelakaan Lalin saat mudik menurun

Direktur Lalu Lintas Polda Sulut, Kombes Pol I Gusti Putu Ngurah Gunawan saat diwawancarai

 

Manado – Hasil Operasi Terpusat Ketupat Samrat 2019 yang digelar di wilayah hukum Polda Sulut terjadi penurunan.

Berdasarkan data perbandingan pelanggaran Lalu Lintas (Lalin) Tahun 2018, tilang mencapai 1.601 kasus, sedangkan Tahun 2019 hanya 554 kasus. Pelanggar yang mendapatkan tegura pada 2018 mencapai 812 kasus, tahun 2019 hanya 474 kasus.

“Total pelanggaran tersebut sudah termasuk dari Polres Jajaran,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sulut, Kombes Pol I Gusti Putu Ngurah Gunawan, saat ditemui diruang kerjanya Senin (10/6/2019).

Lebih lanjut dijelaskan mantan Direktur Binmas Polda Bali itu, selama operasi Ketupat Samrat 2019, pihaknya melaksanakn secara berkesinambungan dan optimal untuk jalur mudik.

“Kita telah mendirikan pos pelayanan dan pos pengaman lebih dari 30 titik. Ini kita optimalkan dalam rangka menekan jumlah kecelakaan lalu lintas. Ini terbukti, dibandingan tahun kemarin, terjadi penurunan 30%,” ungkap Kombes Pol I Gusti.

“Karena masih ada hari ini, muda-mudahan hari ini kondusif. Kita masih terus bersinergi dengan TNI, stakeholder yang lain, untuk menjaga masyarakat khususnya pengemudi dan juga masyarkat yang menggunakan fasilitas angkutan darat,” sambungnya.

Ia menambahkan, selama operasi Ketupat Samrat 2019, pihaknya juga melaksanakan pengamanan di jalan tol untuk fasilitas arus mudik.

“Kita mendapat pujian dari banyak masyarakat. Begitu pula di semua Kabupaten, masyarakat menanggapi positif apa yang telah dilakukan kepolisian dalam melayani, melindungan dan mengayomi,” tutup Kombes Pol I Gusti. (Wens)

Author: Leriando Kambey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.