Takut ditilang, warga Manado ramai-ramai urus SIM

Ilustrasi mobil SIM keliling. (ft ist)

 

Manado – Pada Operasi Ketupat Samrat 2019, pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) baru maupun perpanjangan terjadi peningkatan.

“Selama bulan Juni ini pemohon sebanyak 500-600 orang. Banyaknya perpanjangan SIM ini dikarena dengan adanya Oprasi Ketupat Sambrat 2019 dan juga peningkat masyarakat dalam melakukan mudik, sehingga proses perpanjangan SIM pun ikut meningkat,” singkat Aiptu Roy Rantung, Rabu (12/6/19).

Pada pemberitaan sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Sulut, Kombes Pol I Gusti Putu Ngurah Gunawan mengungkapkan, data perbandingan pelanggaran tahun 2018 tilang mencapai 1.601 kasus, tahun 2019 hanya 554 kasus. Sedangkan tegura tahun 2018 mencapai 812 kasus, tahun 2019 hanya 474 kasus.

“Total pelanggaran tersebut sudah termasuk dari Polres Jajaran,”kata.

Lebih lanjut dijelaskan mantan Direktur Binmas Polda Bali, selama operasi Ketupat Samrat 2019 ini, pihaknya melaksanakn secara berkesinambungan dan optimalisasi, untuk jalur mudik.

“Kita telah mendirikan Pos Pelayanan dan Pos Pengaman lebih dari 30. Ini kita optimalkan dalam rangka menekan jumlah kecelakaan lalu lintas. Ini terbukti, jika dibandingan dengan tahun kemarin, terjadi penurunan 30%,”ucap Kombes Pol I Gusti. (ando)

Author: Leriando Kambey

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.