Pejabat Kumtua Desa Ponto bantah lakukan penyimpangan dana desa

Manado – Pejabat Hukum Tua (Kumtua) Desa Ponto, kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Woddy Pangkey yang juga ASN membantah laporan wakil ketua BPD Desa Ponto yakni Adrince Kunia atas dugaan penyimpangam pengelolaan dana desa ke Polresta Manado, pada awal bulan Juni.

Menurut Pangkey, laporan tersebut tidak benar berkaitan dengan indikasi dugaan penyimpangan dana di desa Ponto senilai Rp. 244.976.443 (Dua ratus Empat Puluh Juta Sembilan ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Empat Ratus Empat Puluh Tiga Rupiah).

Ditegaskan Pangkey, pengelolaan dana desa semua direalisasikan ke proyek desa.

“Semua yang disampaikan oleh Wakil ketua BPD Desa Ponto itu tidak benar, semua dana desa itu saya gunakan ke proyek-proyek untuk membangun desa, saya rasa statment wakil ketua BPD hanya didengar dari orang perorangan saja dan tidak mempunyai bukti dan hal ini sudah mencemarkan nama baik saya. Karena itu saya akan melaporkan balik,” jelas Pangkey.

Menurutnya, tidak masuk akal jika dana ratusan juta diselewengkan karena beberapa item program kerja di Desa Ponto sudah direalisasi kegiatannya.

“Salah satu kegiatan proyek pembangunan fasilitas publik seperti jalan paving sudah dikerjakan namun dilaporkan Wakil ketua BPD Desa Pontoh tidak dilaksanakan,” ujarnya.

Katanya lagi, sangat tidak benar jika dana ratusan juta tidak dikerjakan oleh pihaknya.

Lanjut Pangkey, anggaran desa diperuntukan untuk kegiatan publik sehingga sangat disayangkan ada hal hal demikian yang disampaikan oleh wakil ketua BPD Desa Ponto.

Dia menambahkan 100 persen yang disampaikan pihak wakil ketua BPD tidak benar. Dia mengatakan kalau ada kesalahan dalam pekerjaan akan dihitung sebagai kerigian negara oleh pihak pihak yang berkepentingan. (LeKa)

Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.