Ixel Maramis : Objek Wisata Likupang Bisa Saingi Bali

MINUT, Goldennews.co.id – Sejak ditetapkan sebagai daerah superprioritas nama daerah Likupang di Kabupaten Minahasa Utara, kian dikenal. Hal ini memberikan rasa kebanggaan bagi Ixel Maramis, gadis kelahiran Likupang, 31 Mei 2003.

“Ada yang bilang Likupang mirip Bali ketika diawal-awal Bali berjuang untuk menjadikan semua bagian daerahnya sebagai tujuan wisata. Bahkan Bali yang membuat Indonesia terkenal di  dunia khususnya dari bidang pariwisata. Demikian harapan saya untuk Likupang akan terkenal dan berdampak positif untuk semua sektor pembangunan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara dan Indonesia pada umumnya,” ungkap mahasiswi semester dua, Fakultas Hukum Unsrat Manado yang kini sedang mengikuti Pemilihan Utu-Keke Minahasa Utara tahun 2022.

Menurut pemilik nama lengkap Ixel Meilissa Greymona Maramis yang memiliki postur tubuh tinggi dan ramping ini, Likupang yang terdiri dari 3 Kecamatan memiliki potensi pariwisata yang sangat lengkap, hanya saja saat ini belum semuanya tersentuh infrastruktur.

“Likupang bukan hanya punya pantai dan laut. Ada air terjun, bukit-bukit hijau, pulau dengan pasir putih, agrowisata, banyak kuliner tradisional khas, seni tari dari suku Minahasa, Sangihe, Gorontalo dan lainnya. Ada juga goa peninggalan Jepang, waruga kubur tua hingga kearifan lokal berupa situs dan cerita-cerita rakyat yang sangat unik dan tentu saja sebagai daya tarik pariwisata,” ujar anak kedua dari dua bersaudara pasangan Jelly K. Maramis dan Alm. Nontje Juliana Rampengan, yang hobi membaca dan jalan-jalan ini.

Dalam perkembangannya, menurut Ixel yang suka makan nasi goreng seafood ini, Sumber Daya Manusia (SDM) di Likupang harus siap. Tak heran, diusianya yang muda, lulusan SMA Negeri 1 Likupang dan SMP Pax Christi Manado ini, juga menyempatkan diri menjadi relawan guru alias tenaga pengajar di Komunitas Batu Tulis yaitu kelompok belajar yang secara gratis memberikan pelajaran tambahan kepada anak-anak di Desa Likupang Satu dan sekitarnya.

Ixel tak mau hanya menjadi penonton. Ixel yang juga merupakan anggota di Komunitas Likupang Raya (KLiR) ini, sadar bahwa daerah Likupang harus banyak berbenah dan tentunya generasi mudanya harus menopang semua program pemerintah. “Kalau kita tidak siap, maka ketika Likupang maju di masa akan datang, bisa-bisa kita menjadi tamu di tanah kita sendiri. Kemajuan suatu daerah harus dibarengi dengan peningkatan perekonomian masyarakat sekitarnya,” ujar Ixel yang pernah meraih juara favorit putri Remaja Teladan Rayon 1 Minut 2019 ini. (***/Fransisca Salu)

Author: Tim redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.